Koperasi Merah Putih Dorong Pembangunan Ekonomi Kampung di Biak Numfor
Gubernur Papua Matius Fakhiri meletakkan batu pertama Gerai Koperasi Merah Putih di Biak Utara, Sabtu (24/5/2026).
Ringkasan Berita:
- Gubernur Papua Matius Fakhiri meletakkan batu pertama Gerai Koperasi Merah Putih di Biak Utara, Sabtu.
- Fakhiri menegaskan koperasi mendukung rantai ekonomi masyarakat kampung melalui distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.
- Pemerintah Papua berkolaborasi mendukung pembangunan ekonomi kampung, sekaligus mendorong masyarakat meningkatkan produksi pertanian lokal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Papua, Matius D Fakhiri melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Kampung Warsansan, Distrik Biak Utara, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan koperasi menjadi bagian penting dalam membangun rantai ekonomi masyarakat kampung.
Fakhiri mengatakan program koperasi merupakan bagian dari strategi nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi rakyat dari tingkat keluarga hingga kabupaten.
“Semua program strategis nasional yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo itu cuma-cuma, syaratnya tanah. Tanah dikasih gratis untuk dibangun. Jadi tanah tetap milik masyarakat,” kata Fakhiri.
Ia menjelaskan gerai koperasi yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi itu akan dilengkapi klinik, kantor koperasi, gerai penjualan hingga gudang penampungan hasil produksi masyarakat.
“Gudang ini harus bisa berkaitan dengan apa yang ada di Biak Utara ini. Tadi saya tanya banyak buah-buah. Buah-buah ini bisa menjadi proses juga yang bisa ditampung di koperasi,” ujarnya.
Menurutnya, koperasi nantinya menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga menuju Kota Biak melalui dukungan transportasi dan jaringan usaha yang disiapkan pemerintah.
“Masyarakat silakan jual di koperasi. Nanti akan ditampung oleh koperasi. Itu mata rantainya, rantai bisnis yang dibangun pemerintah,” katanya.
Fakhiri juga meminta masyarakat tidak hanya bergantung pada pembangunan koperasi, tetapi mulai memperkuat sektor produksi di kampung seperti kelapa, mangga, pisang hingga jambu.
“Tanamlah kelapa banyak-banyak. Nanti di sini mungkin urus mangga, di bawah pisang, di bawah lagi jambu. Supaya koperasi ini hidup dan ekonomi keluarga bisa jalan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyinggung pentingnya pembangunan yang tepat sasaran dan tidak sekadar didasarkan pada kepentingan pejabat atau daerah asal tertentu.
“Jadi saya minta bangun itu ada potensi untuk masyarakat bisa mengembangkan dirinya,” tegas Fakhiri.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi Papua akan terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung pembangunan ekonomi kampung melalui koperasi dan program strategis lainnya.
18 Ribu Lapangan Kerja
Presiden Prabowo Subianto mengklaim program Koperasi Desa Merah Putih telah menciptakan sebanyak 18.000 lapangan kerja baru.
Hal ini Prabowo Subianto sampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penyampaian kerangka ekonomi makro (KEM) dan pokok-pokok kebijakan fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, Rabu (20/5/2026).