Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Sleman DIY Mengaku Diteror Api Misterius: 15 Titik Kebakaran di Rumah

Warga mendapati api misterius sudah menyala dan membakar sebuah kain microfiber yang berada di lantai dekat pintu rumah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Warga Sleman DIY Mengaku Diteror Api Misterius: 15 Titik Kebakaran di Rumah
HO/IST/Istimewa/HO
API MISTERIUS: Penampakan dinding rumah warga Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terbakar secara misterius selama dua hari pada Sabtu-Minggu (23-24/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Warga Sleman bernama Mutfiana mengaku mengalami kebakaran misterius berulang di rumahnya sejak Jumat malam lalu.
  • Api muncul tiba-tiba membakar berbagai barang rumah tangga, meski tanpa sumber listrik maupun pemicu kebakaran jelas.
  • Sedikitnya lima belas titik api dilaporkan muncul berpindah-pindah, termasuk sofa, kasur, boneka, dan kusen rumah.

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Mutfiana warga Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengaku heran barang-barang di rumahnya terbakar secara misterius.

Perempuan yang akrab disapa Fia itu menceritakan kejadian itu bermula pada Jumat malam menjelang Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu dirinya tengah menyetrika pakaian di dalam rumah.

“Tahu-tahu ada suara kayak ‘dok’ gitu. Karena di sini pakai GRC jadi suaranya keras banget. Saya langsung keluar kamar karena takut ada kecelakaan atau keributan di luar,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (25/5/2026).

Namun ketika keluar kamar, Fia justru mendapati api misterius sudah menyala dan membakar sebuah kain microfiber yang berada di lantai dekat pintu rumah.

Menurutnya, posisi kain tersebut jauh dari sumber api maupun aliran listrik. Saat kejadian juga tidak ada seorang pun yang merokok di sekitar lokasi.

“Itu kain microfiber buat lap mobil. Posisinya di tengah pintu, enggak ada listrik, enggak ada yang merokok, pokoknya enggak ada pemicu api,” katanya.

Fia mengaku baru menyadari benda yang terbakar itu merupakan kain microfiber setelah api berhasil dipadamkan menggunakan sekitar tiga liter air. Sebab, bentuk kain tersebut sudah nyaris hancur.

Rekomendasi Untuk Anda

Padahal, sebelumnya kain itu digunakan untuk mengelap tumpahan es teh di lantai dan kemudian diletakkan di atas kursi.

“Seingat saya habis dipakai sore menjelang malam, terus saya taruh di atas kursi,” ucapnya.

Awalnya, Fia tidak terlalu memikirkan kejadian tersebut. Ia menganggapnya sebagai peristiwa yang mungkin terjadi begitu saja dan memilih melanjutkan aktivitasnya sebelum akhirnya tertidur.

Baca juga: WNI Asal Boyolali Jadi Anggota Pemadam Kebakaran Sukarela di Saga Jepang

Dua jam kemudian, tiba-tiba muncul api lagi. Namun sekitar satu hingga dua jam kemudian, ia kembali terbangun setelah mendengar anaknya seperti sesak napas. Saat terbangun, ia mendapati ruangan rumah sudah dipenuhi asap.

“Satu ruangan ini penuh asap, terutama yang di belakang,” katanya.

Setelah dicek, api kembali muncul di area sekitar lokasi kejadian pertama. Kali ini api membakar bagian kusen dan rangka pintu hingga meleleh.

“Apinya sebenarnya kecil, tapi gawang pintunya sampai meleleh,” ujarnya.

Meski panik, Fia berusaha tetap tenang dan segera memadamkan api menggunakan air. Setelah itu ia memeriksa seluruh ruangan karena khawatir muncul titik api lain yang membahayakan dirinya dan anaknya.

Muncul Lagi

Ia memilih tidak langsung membangunkan orang tuanya karena merasa kejadian itu sudah cukup membuat semua orang terkejut pada malam hari.

Keesokan paginya sekitar pukul 10.00 WIB, Fia akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada keluarga. Namun, salah satu adiknya sempat tidak percaya dan menganggap peristiwa itu hanya kebetulan.

Keraguan itu berubah beberapa jam kemudian. Saat keluarga hendak makan siang sekitar pukul 12.00 WIB, sebuah triplek di dekat lokasi kejadian kedua tiba-tiba ikut terbakar.

“Dari situ adik saya baru percaya. Dia bilang, Kok bisa ya ada api di situ” tutur Fia.

15 Titik Api

Total sedikitnya 15 titik kebakaran dilaporkan muncul secara tiba-tiba di berbagai sudut rumah.

Api disebut muncul berpindah-pindah, mulai dari kain microfiber, kusen pintu, tripleks, sofa, kasur, hingga boneka anak.

Fia menuturkan, setelah kejadian kebakaran besar pada sofa rumahnya Sabtu sore, titik api kembali muncul saat waktu Magrib. Saat itu, kedua orang tuanya sedang keluar rumah menuju Godean.

“Di rumah tinggal saya sama adik. Saya habis dari kamar mandi, keluar sudah ada api lagi,” ujar Fia saat diwawancarai, Senin (25/5/2026).

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Cerita Warga Seyegan Sleman Misteri Api Muncul Sendiri di Rumahnya, Kain hingga Triplek Terbakar

dan

Misteri 15 Titik Api di Rumah Warga Sleman, Teror Kebakaran Mengancam Keluarga Fia selama 2 Hari

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas