Misteri Api di Rumah Warga Sleman: Sudah 6 Hari, Lebih dari 40 Kali Kebakaran
Rumah warga di Padukuhan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, dilanda kebakaran lebih dari 40 kali selama enam hari.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Febri Prasetyo
“Mereka ngecek apakah ada pemicu gas atau apa. Memang sempat tercium bau gas yang pekat,” ujar Fia saat diwawancarai, Senin (25/5/2026), dilansir TribunJogja.com.
Dari hasil pengecekan sementara, petugas menyebut kondisi rumah dalam keadaan netral.
Tidak ditemukan unsur lain di luar dugaan kebocoran gas.
“Istilahnya sudah dinyatakan clear dan netral,” katanya.
Mutfiana sempat merasa lega mendengar hal tersebut dan mengira teror kebakaran berakhir.
Akan tetapi, api kembali muncul beberapa jam kemudian.
“Setelah Gegana pulang sekitar jam 3 sore, ada lagi api nyamber kursi,” ujarnya.
Diduga Kebocoran Gas Septic Tank
Sementara itu, hasil pengecekan Tim Gegana Polda DIY menyatakan rentetan kebakaran ini diduga kuat dipicu akumulasi kebocoran gas metana di bawah tanah.
Gas itu menyebar luas di bawah keramik lantai rumah korban sehingga memicu munculnya kebakaran di lokasi yang berbeda-beda.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan ancaman kemunculan titik api di dalam rumah tersebut masih berpotensi terjadi hingga beberapa pekan ke depan.
"Berdasarkan keterangan Tim Gegana yang sudah disampaikan kepada pemilik rumah."
"Gas metana ini sementara masih berpotensi muncul dalam kurun waktu sekitar satu minggu hingga satu bulan pascapenanganan."
"Karena gas sudah menyebar di bawah lantai," jelas Argo, Kamis, dilansir dari TribunJogja.com.
Sejauh ini, sejumlah upaya penanganan telah dilakukan untuk menghentikan sumber gas yang diduga menjadi penyebab kebakaran.
Upaya itu antara lain perbaikan septic tank, penyedotan limbah, penggantian instalasi pipa peralon, dan memasang pipa saluran pembuangan gas ke udara dari septic tank.