Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Regional: Lansia Tewas usai Makan Sate - Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua

Lansia di Boyolali tewas usai menerima kiriman sate misterius, sementara ledakan bom sisa Perang Dunia II di Biak menewaskan 5 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Dilansir TribunSolo.com, sebelum mengonsumsi sate ayam tersebut, korban sempat menghubungi anaknya.

Ketika itu, anak korban meminta agar orang tuanya tidak memakan sate tersebut karena belum mengetahui secara pasti siapa pengirimnya.

Baca selengkapnya.

2. Balita di Bekasi Dibunuh Paman, Polisi Temukan Obat Penenang dan Riwayat Gangguan Jiwa

DUGAAN PEMBUNUHAN - Balita usia 2 tahun ditemukan meninggal dunia di kediamannya, RT 02 RW 10 Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu (27/5/2026). Diduga korban dibunuh pamannya yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
DUGAAN PEMBUNUHAN - Balita usia 2 tahun ditemukan meninggal dunia di kediamannya, RT 02 RW 10 Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi pada Rabu (27/5/2026). Diduga korban dibunuh pamannya yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. (TribunBekasi.com/Rendy Rutama)

Kasus kekerasan yang menimpa seorang anak di bawah umur kembali menjadi alarm keras bagi sistem perlindungan anak di Indonesia.

Kasus ini melibatkan seorang balita berusia dua tahun berinisial A yang meninggal dunia setelah dianiaya pamannya, G (18), di kawasan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).

Peristiwa bermula ketika tersangka sedang bermain game Mobile Legends kemudian korban menghampiri dan naik ke punggung dengan maksud mengajak bermain.

Rekomendasi Untuk Anda

Merasa konsentrasinya terganggu, tersangka emosi, mengambil pisau di dapur, lalu menyerang korban.

Jasad pertama kali ditemukan di dalam rumah oleh nenek korban, M (60) sepulang berjualan kue.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengatakan pelaku G juga ditemukan tergeletak dalam kondisi terluka.

"Bahwasannya ketika dia bermain game sang korban balita naik ke punggungnya, yang mengganggu dia sedang bermain game, kemudian G emosi dan langsung ke dapur mengambil pisau dan langsung menancapkan pertama itu di kepala korban," paparnya, Jumat (29/5/2026).

Hasil visum dari Rumah Sakit Darurat Polri Kramat Jati menunjukkan pelaku berulang kali menikam korban.

Saat diperiksa, G mengaku mendapat bisikan ghaib yang memintanya mengakhiri hidup.

Setelah ditelusuri, G memiliki rekam medis mengalami gangguan kesehatan mental.

Baca selengkapnya.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas