Cuaca Bali Besok Sabtu, 6 Juni 2026: Waspada Gelombang Tinggi dan Klungkung Diterpa Angin Kencang
BMKG merilis prakiraan cuaca Bali besok, Sabtu 6 Juni 2026. Badung dan Klungkung waspada angin kencang, pantai diprediksi gelombang tinggi.
Penulis:
Isti Prasetya
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Pulau Bali kerap menjadi tujuan utama wisatawan untuk berlibur.
Di bagian barat Provinsi Bali, ada Taman Nasional Bali Barat, sedangkan di Denpasar ada Pantai Kuta yang populer.
Bergeser ke Bali Selatan, terdapat landmark patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), sedangkan di Bali Utara ada Kawasan Bedugul yang menjadi daya tarik.
Di ujung timur Bali, terdapat Pantai Sanur dan Desa Ubud yang kerap diminati wisatawan.
Jika Anda hendak beraktivitas di luar ruangan atau bepergian di Pulau Bali, ada baiknya untuk menyimak prakiraan cuaca Provinsi Bali besok, Sabtu 6 Juni 2026.
Ditilik dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca Bali cenderung cerah berawan sepanjang hari.
Cuaca yang dominan cerah berawan di Provinsi Bali ini juga didukung dengan suhu udara berkisar antara 17 sampai 32 derajat celsius.
BMKG juga merilis peringatan dini cuaca Provinsi Bali untuk Sabtu 6 Juni 2026.
Peringatan dini cuaca BMKG ini, dibagi menjadi empat kategori level, yakni level waspada berupa hujan sedang dan hujan lebat, level siaga berupa hujan dengan intensitas lebat-sangat lebat, dan evel awas dengan hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Saat berita ini ditulis pada Jumat (5/6/2026) pukul 13.30 WIB, Bali didominasi cerah berawan sepanjang hari, seperti terpantau pada sumber BMKG.
Baca juga: Potensi Cuaca di Indonesia Periode 5-11 Juni 2026: Kemarau Terjadi secara Bertahap
Berikut hasil laporan peringatan dini cuaca pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 08.00 Wita - Minggu, 7 Juni 2026 pukul 08.00 Wita.
1. WASPADA (Hujan Sedang - Lebat)
- Nihil
Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: genangan, luapan air sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
2. SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
- Nihil
Potensi dampak bencana hidrometeorologi berupa: banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.