Kronologis 4 Anggota Brimob di NTT Ditikam Oknum TNI, Ini Penjelasan Polda dan Kodim
Keempat korban tersebut adalah Bripda Rizky Muli Emi, Bripda Fadhel Akbar, Bharada Bernadus Boli Koten, dan Bharada Gilbert Nathanael Lay.
Penulis:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Empat anggota Brimob Polda NTT diduga ditikam oknum TNI Kodim Manggarai Barat di Labuan Bajo.
- Insiden terjadi dini hari setelah acara syukuran, bermula dari cekcok dan penendangan anggota.
- Empat korban dirawat di rumah sakit, sementara Kodim masih mendalami kejadian tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Empat anggota Brimob dari Batalyon B Pelopor Polda NTT di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga ditikam oleh oknum TNI.
Oknum TNI tersebut diduga merupakan personel dari Kodim 1630/Manggarai Barat.
Keempat korban tersebut adalah Bripda Rizky Muli Emi, Bripda Fadhel Akbar, Bharada Bernadus Boli Koten, dan Bharada Gilbert Nathanael Lay.
Penikaman tersebut terjadi pada Kamis (11/6/202) dini hari.
Wakil Komandam Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal menuturkan sebelum peristiwa itu terjadi, keempat anggota Brimob mengikuti hajatan pelantikan seorang anggota Brimob di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo pada 10 Juni 2026,
"Pada pukul 20.30 Wita, misa syukur selesai dan dilanjutkan dengan acara bebas," tutur Antonio Cortareal.
Lebih lanjut Antonio Cortareal mengungkapkan pada Kamis (11/6/2026) sekira pukul 01.00 Wita, saat anggota Brimob hendak berpulang, mereka (anggota Brimob) berpapasan dengan terduga pelaku berjumlah tiga orang.
"Salah seorang terduga pelaku langsung menendang salah satu anggota Brimob atas nama Bripda Rivaldo," kata Antonio Cortareal.
Lanjut Antonio Cortareal, melihat Bripda Rivaldo ditendang, empat rekan lainnya pun hendak melerai pertikaian.
Namun, pertikaian tidak lagi terhindarkan, terduga pelaku lainnya langsung menikam empat anggota Brimob.
Baca juga: Oditur Sebut Pleidoi 4 Oknum TNI di Kasus Andrie Yunus Hanya Keluhan dan Curhat
"Setelah tikam, ketiga terduga pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan empat anggota Brimob kami langsung larikan ke RS Siloam," ujar Antonio Cortareal.
Penjelasan Polda
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Kombes Hendry Novika Chandra mengatakan anggota yang mengalami luka tusuk kini dirawat di Rumah Sakit Siloam, Labuan Bajo.
“Tiga anggota Brimob yang luka yakni Bripda PR, Bripda FA, dan Bripda BBK,” kata Hendry, kepada Kompas.com, Senin siang.
Henry menjelaskan, insiden tersebut berawal ketika sejumlah personel Brimob mengikuti acara Misa syukuran pelantikan Anggota Brimob Bripda JGR yang berlokasi di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Rabu (10/6/2026) malam.