Polda DIY Benarkan Pria yang Ditangkap Mahasiswa UMY saat Masuk ke Area Kampus adalah Polisi
Polda DIY membenarkan pria berbaju preman yang ditangkap mahasiswa UMY saat masuk ke area kampus adalah polisi. Begini kronologinya.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Nuryanti
TRIBUNNEWS.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menangkap seorang pria yang diduga personel Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di dalam kampusnya yang berlokasi di Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Rabu (17/6/2026) malam.
Penangkapan pria itu terjadi setelah mahasiswa UMY kembali ke kampus usai menggelar aksi demonstrasi di kawasan Titik Nol, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.
Video penangkapan itu diunggah di akun Instagram @umy_bergerak pada Rabu malam.
Dalam video tersebut, pria itu terlihat mengenakan kaus berwarna hitam, celana jeans, dan membawa tas selempang.
Ia memiliki ciri-ciri berambut pendek dan berkulit sawo matang. Pada momen itu, pria tersebut tengah diinterogasi oleh beberapa mahasiswa UMY.
Dia pun ditanyai oleh mahasiswa UMY terkait masuk ke lingkungan kampus setelah aksi demonstrasi digelar.
Baca juga: Presiden Prabowo 2 Kali Dapat Kartu Merah dari BEM SI Jabar dan BEM Nusantara Sumsel
Setelah itu, pria tersebut mengaku bisa masuk ke dalam kampus setelah meminta izin kepada pihak sekuriti.
"Mengapa dan gimana bisa masuk kampus?" tanya mahasiswa.
"Ya saya bisa masuk karena izin satpam," kata pria tersebut.
"Bisa disebutin nama orang yang ngizinin?" tanya mahasiswa lagi.
Sementara di saat yang bersamaan, perekam menyebut bahwa pria tersebut diduga intel dari Polda DIY.
"Intel Polda, intel Polda," kata perekam.
Lalu, selama diinterogasi, pria tersebut tampak mengompres mata kanannya dengan es batu. Tidak diketahui penyebab dirinya sampai mengompres mata kanannya tersebut.
Namun, tampak mata pria tersebut mengalami bengkak.
Di saat yang bersamaan, mahasiswa lainnya yang masih mengenakan jas almamater UMY berwarna merah terus menanyai pria tersebut.