Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengungkap Misteri Segitiga Bermuda: Kesaksian ABK Hingga Keberadaan Kawah Bawah Laut

Selama bertahun-tahun, Segitiga Bermuda menjadi salah satu misteri yang tak terpecahkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mengungkap Misteri Segitiga Bermuda: Kesaksian ABK Hingga Keberadaan Kawah Bawah Laut
express.co.uk
Misteri segitiga bermuda (ilustrasi). 

TRIBUNNEWS.COM - Selama bertahun-tahun, Segitiga Bermuda menjadi salah satu misteri yang tak terpecahkan.

Segitiga itu memang menjadi momok menakutkan bagi para pilot dan pelaut yang melintasinya.

Banyak orang bertanya-tanya mengapa banyak kapal dan pesawat hilang di wilayah yang berjuluk Segitiga Setan ini?

Seperti dilansir Daily Express, banyak pihak mengaitkan peristiwa di Segitiga Bermuda dengan hal-hal mistis.

Ada pula yang berpendapat bahwa kapal dan pesawat hilang tersebut memasuki tata ruang menuju dimensi lain.


Tapi kini, para peneliti telah menemukan penjelasan yang lebih logis dan 'membumi' terkait misteri di Segitiga itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Ternyata, para peneliti telah menemukan kawah bawah laut yang sangat besar di perairan tersebut.

Ini, menurut mereka, bisa menjadi jawaban terkait kondisi kapal dan pesawat yang hilang, hancur berkeping-keping serta karam di bawah laut.

Menurut peneliti, kawah dengan lebar setengah mil dan kedalaman 150 kaki di Laut Barents itu diduga terbentuk karena penumpukan gas metana.

Lokasinya diketahui di lepas pantai Norwegia, negara yang dikenal kaya dengan cadangan gas alamnya.

Para ilmuwan mengatakan, metana itu kemungkinan bocor di bawah laut.

Lalu, menurut para ilmuwan, gas tersebut menciptakan rongga yang akhirnya meledak setelah tekanan terlalu tinggi.

Nah, peristiwa ini bisa memicu ledakan gas yang sangat dahsyat.

Alhasil, hal ini bisa membuat kapal gagal melintas saat berada di ledakan mencapai puncaknya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas