Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Menristek: Indonesia Akan Punya Enam Jenis Vaksin Covid-19

Ada enam institusi di Indonesia yang sedang berusaha merampungkan uji klinis vaksin merah putih untuk Covid-19.

Menristek: Indonesia Akan Punya Enam Jenis Vaksin Covid-19
TRIBUNNEWS/REYNAS ABDILA
Menristek Bambang PS Brodjonegoro di acara Serah Terima Alat GeNose dari UGM dan Konsorsium kepada Kemenristek/BRIN, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyebut, ada enam institusi di Indonesia yang sedang berusaha merampungkan uji klinis vaksin merah putih untuk Covid-19.

Bambang mengatakan, keenam institusi yang bekerja masing-masing itu yakni Eijkman, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Airlangga.

Hal itu disampaikan Bambang saat talk show bertajuk Update KPCPEN: Prinsip Keamanan Vaksin Covid-19 melalui siaran YouTube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020).

"Enam institusi ini menggunakan platform yang berbeda-beda. Jadi nanti ada enam jenis vaksin Covid-19," kata Bambang.

Baca juga: Menristek Sebut Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Siap Uji Bibit Vaksin Covid-19 ke Hewan

Bambang pun menyebut, dari enam institusi itu, Eijkman merupakan yang paling cepat dalam pengembangan vaksin Covid-19.

Eijkman diketahui menggunakan platform sub unit protein rekombinan.

Baca juga: Peneliti Eijkman: Pembuatan Vaksin Tak Bisa Buru-buru

Menurut Bambang, Eijkman tengah mempersiapkan uji vaksin tersebut kepada hewan. Ditargetkan, uji vaksin selesai pada akhir tahun 2020 ini.

"Usai akhir tahun, rencananya bibit vaksin yang sudah kita anggap teruji pada hewan. Nanti diserahkan ke Bio Farma sebagai pihak yang nantinya akan melakukan produksi secara kecil terutama untuk uji klinis tahap 1,2 dan 3," ucap Bambang.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas