Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Benda Langit 2020 SO Bergerak Mendekati Bumi, Dikatakan Itu Bukan Asteroid

Benda langit 2020 SO Bergerak Mendekati Bumi hari ini 1 Desember 2020, Dikatakan Itu Bukan Asteroid namun itu sisa-sisa misi surveyor 2 NASA

Benda Langit 2020 SO Bergerak Mendekati Bumi, Dikatakan Itu Bukan Asteroid
Discovery News/NASA
asteroid nih2. Benda Langit 2020 SO Bergerak Mendekati Bumi, Dikatakan Itu Bukan Asteroid 

Marufin mengatakan ada beberapa kejanggalan yang membuatnya yakin bahwa 2020 SO berbeda dengan asteroid pada umumnya.

1. Orbitnya aneh

Marufin berkata, kecurigaan benda langit yang satu ini bukanlah asteroid dikarenakan 2020 SO memiliki orbit yang aneh.

"Berbeda dengan orbit asteroid-asteorid dekat Bumi pada umumnya," kata Marufin kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020).

2020 SO juga memiliki periode revolusi 384 hari, dan hanya sedikit berbeda dengan periode revolusi Bumi yaitu 365 hari.

Lalu, kata dia, kemiringan atau inklinasi orbitnya juga mencurigakan karena sangat kecil yaitu mendekati 0 derajat.

"Artinya orbit 2020 SO hampir berimpitan dengan orbit Bumi," jelasnya.

Sejak Oktober 2020 hingga Mei 2021 mendtanag, 2020 SO terjebak dalam lingkungan gravitasi Bumi dan dipaksa untuk menjadi satelit dengan orbit yang sangat chaos.

Sehingga, 2020 SO akan mendekati Bumi hingga 2 kali, masing-masing di awal Desember 2020 dan awal Februari 2021 kelak.

2. Perilaku 2020 SO berbeda dengan asteroid lain

"Perilaku 2020 SO sendiri tak pernah dijumpai pada asteroid-asteroid lainnya," ujarnya.

Saat ini 2020 SO mendekati Bumi, namun dengan kecepatan relatif sangat lambat, yaitu hanya 0,84 meter per detik.

Sementara, asteroid-asteroid dekat Bumi umumnya melintas dekat dengan kecepatan di atas 10 kilometer per detik.

3. Cocok dengan misi surveyor-2

Menurut Marufin, saat orbit 2020 SO diintegrasikan balik ke masa silam, ditemukan bahwa 54 tahun silam, 2020 SO berada pada posisi yang sangat dekat dengan Bumi.

"Jauh lebih dekat dibanding saat ini. Makanya mengesankan kalau itu benda buatan manusia," ucap dia.

Untuk diketahui, saat posisi 54 tahun silam diperbandingkan dengan parameter misi-misi antariksa tak berawak yang sudah diluncurkan pada saat itu, Marufin menegaskan, ketemu satu yang cocok yaiitu misi Surveyor-2.

Surveyor-2 diluncurkan pada 20 September 1966.

Cara melihatnya

Magnitudo 2020 SO saat di titik terdekat ke Bumi hanya +14, menjadikan keterangannya seredup planet-kerdil pluto.

Sehingga untuk dapat mengamatinya, Anda membutuhkan teleskop dengan cermin atau lensa berdiamater minimal 80 cm untuk melihatnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bergerak Mendekati Bumi, Benda Langit 2020 SO Bukan Asteroid, Apa Itu?"

(Tribunnews.com/Fajar)(Kompas.com/Ellyvon Pranita)

Ikuti kami di
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas