Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Teknologi Sekuensing Pegang Peran Penting dalam Penemuan Vaksin Covid-19

Penemuan Vaksin Covid-19 menjadi salah satu yang tercepat ditemukan dalam situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Teknologi Sekuensing Pegang Peran Penting dalam Penemuan Vaksin Covid-19
DW
Perusahaan farmasi Pfizer dan BioNTech mengklaim kandidat vaksin covid 19 yang mereka uji 90 persen efektif bisa melawan virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat dunia saat ini memulai program vaksinasi dengan vaksin Covid-19 seperti dilakukan sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Penemuan Vaksin Covid-19 menjadi salah satu yang tercepat ditemukan dalam situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Karena, biasanya penemuan vaksin untuk sebuah penyakit dibutuhkan waktu bertahun-tahun karena prosesnya yang panjang.

Namun dengan kecanggihan dan perkembangan teknologi pengurutan atau sekuensing deoxyribonucleic acid (DNA) vaksin ini dapat ditemukan segera, dan mendapatkan emergency use authorization (EUA) secara cepat.

Pengajar Fakultas Bioinformatika David Agustriawan mengatakan teknologi membuka ruang untuk mempelajari kode genetik dari organisme.

Dengan teknologi sekuensing yang lebih efisien, cepat dan murah atau i Next Generation Sequencing (NGS) generasi pertama pemrosesan sekuens DNA secara paralel dalam jumlah yang besar dari beberapa sampel dan dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Baca juga: Jangan Tunda Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19

David menambahkan teknologi sekuensing pun memiliki peran penting pembuatan vaksin untuk mengatasi pandemi Covid-19 dalam waktu yang singkat selama kurang dari satu tahun.

Baca juga: Vaksin Pfizer Tiba di Jepang, Hari Ini Mulai Didistribusikan ke Seluruh Wilayah

Dia menegaskan pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi bioinformatika dalam menganalisa data genome SARS-CoV-2 untuk mencari conserve region dan perancangan obat.

Baca juga: Vaksin Astrazeneca Segera Masuk ke Indonesia

"Masih banyak lagi sektor kehidupan yang dapat dioptimalkan melalui teknologi sekuensing. Dengan demikian, manfaat dari penelitian Biologi Molekuler dengan teknologi NGS sangat besar sekali," kata David dalam siaran resminya, Rabu (24/02/2021).

Pengajar Fakultas Bioinformatika David Agustriawan
Pengajar Fakultas Bioinformatika i3L David Agustriawan.

Teknologi sekuensing dapat menghasilkan jutaan hingga miliaran reads dalam sekali proses dengan ukuran gigabase (1 miliar nukleotida) hanya dalam waktu beberapa hari atau beberapa jam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas