Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengembangan Vaksin Merah Putih Jadi Riset Prioritas di BRIN

Ada 3 riset yang jadi prioritas dukungan BRIN, yaitu pengembangan vaksin Merah Putih, pengembangan alat deteksi Covid-19 dan pengembangan surveilans.

Pengembangan Vaksin Merah Putih Jadi Riset Prioritas di BRIN
Capture youtube Tribun Network
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengungkapkan, tahun ini BRIN fokus mendukung riset-riset yang terkait dengan penanganan pandemi Covid-19. 

"Kita tahun ini akan refocusing terkait dengan riset-riset yang mendukung penanganan Covid-19," ujar Laksana saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Sabtu (5/6/2021).

Ada tiga jenis riset yang menjadi prioritas dukungan BRIN di tengah masa pandemi. 

Yaitu riset pengembangan vaksin Merah Putih, pengembangan alat deteksi Covid-19, juga pengembangan surveilans Covid-19 melalui Whole Genome Sequencing (WGS). 

Baca juga: Satgas Penanganan Covid: Lonjakan Kasus di Kudus Berasal dari Tradisi Kupatan

"Saat ini kita fokus hanya pada tiga hal yang memang kebutuhan riil yang utama saat ini. Bukan berarti kita tidak mendukung (riset-riset) yang lain, tidak begitu," ujar Laksana. 

Baca juga: BRIN Siap Biayai Pengembangan Vaksin Merah Putih Per Tahapan Penelitian

Laksana mengatakan, riset pengembangan vaksin Merah Putih menjadi prioritas nomor satu BRIN saat ini. "Riset untuk pengembangan vaksin Merah Putih, itu nomor satu," ujar Laksana.

Prioritas BRIN nomor dua yakni mendukung pengembangan alat deteksi Covid-19 atau alat skrining Covid-19. 

BRIN memandang kebutuhan akan alat deteksi Covid-19 yang lebih mudah dipakai, lebih cepat, dan lebih akurat menjadi begitu krusial.

"Kita butuh alat deteksi yang tidak membutuhkan proses terlalu lama seperti halnya PCR misalnya, tapi cukup akurat (hasilnya)," ujar Laksana.

Kemudian prioritas nomor tiga BRIN adalah surveilans melalui Whole Genome Sequencing. Surveilans ini dilakukan untuk memetakan transmisi penularan Covid-19 di tengah masyarakat. 

Juga untuk mendeteksi kemungkinan adanya varian-varian baru Covid-19 di tanah air, dalam hal ini, surveilans WSG mendapatkan dukungan yang sangat besar dari BRIN 

"Karena ini sangat penting untuk memetakan, dan memitigasi perkembangan transmisi penularan Covid-19 ini di tanah air," ujar Laksana. "Kita memberikan support habis-habisan untuk ini (surveilans WSG)," lanjut Laksana.

Ikuti kami di
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas