Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hujan saat Tahun Baru Imlek, Simbol Keberuntungan dan Penjelasan Ilmiah

Apakah benar saat imlek memang selalu turun hujan? Ini sekadar mitos saja atau ada termasuk sains?  Ini penjelasan ilmiahnya.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Anita K Wardhani
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Hujan saat Tahun Baru Imlek, Simbol Keberuntungan dan Penjelasan Ilmiah
femaleblooming.com
Ilustrasi hujan. Apakah benar saat imlek memang selalu turun hujan? Ini sekadar mitos saja atau ada termasuk sains?  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Tahun Baru Imlek, sering diidentikkan dengan hujan. Apakah benar saat imlek memang selalu turun hujan? Ini sekadar mitos saja atau ada termasuk sains? 

Hujan yang terjadi pada Januari-Februari di Indonesia sering dikaitkan dengan Tahun Baru Imlek.

Baca juga: 20 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Mandarin dan Artinya

Sebagian orang percaya dengan mitos beranggapan, hujan yang sering terjadi pada periode tersebut menandakan Imlek akan segera tiba.

Meski begitu, perayaan Imlek ternyata tidak berkaitan secara langsung dengan fenomena hujan.

Ada penjelasan ilmiah mengapa hujan sering terjadi saat masyarakat Tionghoa merayakan Imlek.

Bagaimana penjelasannya?

Makna hujan saat Imlek menurut filosofis Tionghoa, simbol keberuntungan 

Bagi masyarakat Tionghoa, turunnya hujan saat Imlek menjadi simbol keberuntungan.

Rekomendasi Untuk Anda

Masyarakat Tionghoa percaya hujan adalah simbol keberuntungan.

Menurut para ahli Feng Shui, hujan berarti Dewi Kwan Im sedang menyiram bunga Mei Hwa yang bisa diartikan sebagai berkah dari langit.

Mereka percaya bunga Mei Hwa adalah bunga yang ditanam oleh Dewi Kwan Im sebelum Tahun Baru Imlek.

20 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Mandarin dan Artinya
20 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Mandarin dan Artinya (Kolase Tribunnews.com)


Alasan lain mengapa hujan identik dengan simbol keberuntungan adalah karena tidak lepas dari sejarah suku Tionghoa.

Sejarahnya, warga Tionghoa sebagian besar berprofesi sebagai petani dan mencari nafkah dengan berkebun.

Dikutip dari laman newsdelivers.co, Selasa 27 Januari 2022, Tahun Baru Imlek merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Tionghoa atas datangnya musim semi.

Karena pada musim tersebut mereka merasa dipenuhi berkah, mulai dari panen yang melimpah hingga musim semi yang indah.

Itulah sebabnya Tahun Baru Imlek juga dikenal sebagai festival musim semi.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Atas