Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

8 Hal yang Harus Diketahui Calon Mahasiswa tentang SBMPTN 2019: Tes Dulu, Daftar Belakangan

Untuk SBMPTN 2019, ada beberapa perubahan yang harus diperhatikan calon mahasiswa. Satu di antaranya dengan tes terlebih dahulu, baru mendaftar

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in 8 Hal yang Harus Diketahui Calon Mahasiswa tentang SBMPTN 2019: Tes Dulu, Daftar Belakangan
Dok. Kompas.com
Para peserta ujian SBMPTN berbasis komputer (UTBK) di salah satu panitia lokal Jakarta Kampus UI Depok (8/5/2018) 

Menteri Mohamad Nasir mengungkapkan, tetap ada tiga jalur seleksi masuk PTN seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tiga jalur seleksi tersebut yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri.

4. Daya tampung masing-masing jalur

Daya tampung untuk SNMPTN yaitu minimal 20 persen, daya tampung SBMPTN minimal 40 persen, dan Ujian Mandiri maksimal 30 persen dari daya tampung tiap program studi.

5. Tidak ada lagi ujian dengan kertas cetak

SBMPTN 2019 telah meninggalkan ujian dengan kertas cetak.

Dengan kata lain, ujian dilakukan dengan sistem terkomputerisasi atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Para peserta ujian SBMPTN berbasis komputer (UTBK) di salah satu panitia lokal Jakarta Kampus UI Depok (8/5/2018)
Para peserta ujian SBMPTN berbasis komputer (UTBK) di salah satu panitia lokal Jakarta Kampus UI Depok (8/5/2018) (Dok. Kompas.com)
Rekomendasi Untuk Anda

Metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sudah ditiadakan.

Sementara UTBK berbasis Android masih belum bisa diterapkan karena masih dalam tahap pengembangan.

6. Materi ujian

Menteri Nasir menjelaskan, pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Untuk Tes Kompetensi Akademik (TKA), materi yang diujikan yaitu materi-materi sains dan teknologi (Sainstek) serta Sosial Humaniora (Soshum).

Sementara untuk Tes Potensi Skolastik (TPS), tes yang diujikan yaitu kemampuan kognitif, penalaran dan pemahaman umum.

Sementara untuk program studi khusus seperti olahraga dan seni, pihak kampus diberikan kebebasan untuk menggelar ujian tambahan atau tidak.

7. Bisa melakukan 2 kali tes

Salah satu peserta ujian SBMPTN berbasis cetak yang diadakan hari ini (8/5/2018) di salah satu panitia lokal Jakarta, Kampus UI Depok.
Salah satu peserta ujian SBMPTN berbasis cetak yang diadakan hari ini (8/5/2018) di salah satu panitia lokal Jakarta, Kampus UI Depok. (Dok. Kompas.com)
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas