Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tindakan SBY Pasca Bendera dan Baliho di Pekanbaru Dirusak oleh Orang Tidak Dikenal

Pemberitaan tengah diramaikan dengan insiden bendera dan baliho Partai Demokrat yang dipasang di ruas jalan Kota Pekanbaru, Riau, dirusak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
zoom-in Tindakan SBY Pasca Bendera dan Baliho di Pekanbaru Dirusak oleh Orang Tidak Dikenal
TribunPekanbaru/Alexander
SBY turun langsung ke Jalan Sudirman Pekanbaru, menyaksikan baliho bergambar dirinya dirusak, Sabtu (15/12/2018). 


SBY Minta turunkan atribut yang tersisa

SBY kemudian mempertanyakan pengrusakan bendera dan baliho Partai Demokrat ini.

Ia mempertanyakan apakah pengrusakan ini dilakukan oleh pihak-pihak tertentu atau memang masyarakat Riau yang saat ini sudah berubah.

"Saya, kami, sangat hormat kepada saudara kami masyarakat Riau, sangat sayang, taat beragama, jadi seperti ini. Apakah saudara kami berubah atau ulah mereka mereka," kata SBY.

SBY juga mengaku dirinya hanya bisa pasrah dan mengadu kepada Allah atas apa yang terjadi.

"Saya ini bukan capres. Saya tidak kompetisi dengan Bapak Presiden Jokowi. Saya sebagai pemimpin partai Demokrat berikhtiar dengan cara yang baik dan amanah sesuai yang diatur konstitusi dan UU. Tapi ternyata ini yang kami dapatkan," kata dia.

Baliho Partai Demoktrat ucapan selamat datang untuk SBY dan Ani Yudhoyono dirusak Sabtu (15/12/2018)
Baliho Partai Demoktrat ucapan selamat datang untuk SBY dan Ani Yudhoyono dirusak Sabtu (15/12/2018) (Istimewa)

Selanjutnya SBY memerintahkan Sekjen Partai Demokrat serta pemimpin Partai Demokrat di Riau dan Pekanbaru untuk menurunkan semua atribut yang tersisa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Lebih baik kita mengalah dan diturunkan daripada bendera kita, baliho yang tidak bersalah, dirobek," ujar dia.

SBY berkaca-kaca

Pasca memantau baliho dan bendera yang dirusak, SBY pun memberikan keterangan pers.

Kembali dikutip dari Tribun Pekanbaru, SBY didampingi oleh Hinca Pandjaitan membeberkan insiden pengrusakan tersebut.

Ia mengaku sangat sedih hingga suaranya terdengar bergetar saat berbicara.

Bahkan kedua matanya pun tampak berkaca-kaca serta terlihat berusaha menahan air matanya yang nyaris menetes.

SBY memberikan keterangan pers pasca baliho dan bendera Demokrat dirusak di Pekanbaru Sabtu (15/12/2018) di Loby Hotel Pangeran Pekanbaru
SBY memberikan keterangan pers pasca baliho dan bendera Demokrat dirusak di Pekanbaru Sabtu (15/12/2018) di Loby Hotel Pangeran Pekanbaru (TribunPekanbaru/Johanes)

Suaranya pun semakin pelan saat wartawan mencecarnya pertanyaan.

"Ini bukan perang saya. Yang bertarung itu pak Jokowi dengan pak Prabowo," terangnya dengan mata berkaca-kaca, sebelum melakukan kunjungan kerjanya.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas