Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Isi Pidato Kebangsaan Prabowo Jelang Debat Capres: Cadangan Beras Hanya Tahan 3 Minggu, BBM 20 Hari

Prabowo menyebut cadangan cadangan bahan bakar hingga beras hanya bisa bertahan 20 hari dan tiga minggu dalam pidato kebangsaan jelang debat Pilpres 2

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Sri Juliati
zoom-in Isi Pidato Kebangsaan Prabowo Jelang Debat Capres: Cadangan Beras Hanya Tahan 3 Minggu, BBM 20 Hari
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jelang debat capres 2019, Prabowo Subianto memberikan pernyataan yang kontroversial dalam Pidato Kebangsaan pada Senin (14/1/2019) di JCC. Dalam Pidato Kebangsaan tersebut, dihadiri sejumlah tokoh politik dan pendukung Prabowo Subianto, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Amien Rais, Zulkifli Hasan, Titiek Suharto, dan lainnya. 

Prabowo juga menjelaskan soal cadangan bahan bakar hingga cadangan peluru yang dimiliki oleh negara Indonesia saat ini.

Baca: 5 Kabar Jelang Debat Perdana Pilpres: BPN Prabowo-Sandiaga Revisi Visi Misi hingga Daftar Pertanyaan

"Apakah negara yang cadangan bahan bakarnya hanya bisa bertahan 20 hari, cadangan berasnya juga hanya bisa bertahan 3 minggu, apakah ini negara yang kuat? Apa ini negara yang bisa langgeng," sambung Prabowo.

Menurut yang info yang Prabowo dapatkan, pertahanan Indonesia saat ini tengah dalam kondisi kurang baik.

Sebab, ungkap Prabowo, cadangan peluru yang dimiliki Indonesia jika terjadi perang tidak akan cukup hingga satu minggu.

Menurut Prabowo, informasi itu ia dengar dari Menteri Pertahanan Indonesia yang saat ini tengah menjabat.

Baca: Jelang Debat Pilpres Pertama, Sudirman Said: Prabowo-Sandi Terbiasa dengan Panggung

"Bahkan Menteri Pertahanan pemerintah yang sekarang saja mengatakan, kalau Indonesia terpaksa perang hari ini, kita hanya bisa bertahan 3 hari," ujar Prabowo.

"Karena peluru hanya tiga hari yang ada. Bukan saya, yang sampaikan itu Menteri Pertahanan Republik Indonesia dari pemerintah sekarang sendiri yang mengatakan karena beliau juga seorang patriot, beliau ingin hal ini diketahui oleh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengancam mundur dari Pilpres 2019 jika terjadi banyak kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, Djoko Santoso sangat mendukung keputusan Prabowo tersebut.

Baca: SBY dan Prabowo Sepakat Rutin Bertemu Jelang Debat Pilpres Pertama

"Saya dukung dong, dia pimpinan saya. Karena kami lulus SMA, 18 tahun (masuk TNI) itu sudah teken kontrak, ada itu. Bahwa prajurit itu akan bertugas menegakkan keadilan dan kebenaran," ujar Djoko Santoso seperti dikutip dari Kompas.com.

Ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi, Djoko Santoso.
Ketua tim pemenangan Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. (Tribunnews/JEPRIMA)

Djoko Santoso pun tidak keberatan jika dipidanakan gara-gara mundur dari Pilpres 2019.

"Pidana, pidanakan saja. Kami sudah kontrak mati kok," ungkap Djoko.

Jika Prabowo Subianto benar-benar mundur dari kompetisi Pilpres 2019, maka dia terancam hukuman penjara selama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 50 miliar.

Baca: Jelang Debat Perdana, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno Minta Saran SBY

Aturan itu termuat di Pasal 552 undang-undang Pemilu yang menyebutkan setiap calon Presiden atau Wakil Presiden yang dengan sengaja mengundurkan diri setelah penetapan calon Presiden dan Wakil Presiden sampai dengan pelaksanaan pemungutan suara putaran pertama dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 50 juta.

Dalam pasal lain, setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden memang dilarang mundur jika sudah ditetapkan oleh KPU.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas