Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemilu di Sampang Madura Diwarnai Bentrok, 1 Orang Tertembak, Berikut Kronologinya!

Bentrok berupa penembakan mewarnai proses pemungutan suara di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Daryono
zoom-in Pemilu di Sampang Madura Diwarnai Bentrok, 1 Orang Tertembak, Berikut Kronologinya!
Kompas.com
Ilustrasi penembakan - Bentrok berupa penembakan mewarnai proses pemungutan suara di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura. 

TRIBUNNEWS.COM - Bentrok hingga penembakan mewarnai proses pemungutan suara di TPS 7 Dusun Tapaan Tengah, Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019).

Dikutip dari Kompas.com, satu orang tertembak dalam bentrokan yang terjadi sekitar pukul 09.45 WIB itu.

Bentrok tersebut terjadi akibat adanya perebutan menjadi saksi dalam Pemilu 2019.

Bentrok terjadi antara dua kelompok massa pimpinan Widjan dan massa dari kelompok Muara.

Kelompok Widjan membawa senjata tajam, sementara kelompok Muara membawa senjata tajam dan senpi.

Baca: Polisi Masih Kejar Pelaku Penembakan dalam Bentrokan di Sampang

Baca: Dipicu Perampasan Mandat, Bentrokan Warnai Pencoblosan di Sampang, Sajam dan Senjata Api Berdentang

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, korban yang tertembak bernama Mansur.

Dia menderita luka pada bagian tangan sebelah kiri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dan bentrokan ini juga mengakibatkan jatuhnya korban. Salah satunya Mansur. Diketahui, Mansur merupakan massa dari pihak Widjan," kata Budhi, Rabu sore.

Budhi juga menceritakan kronologi terjadinya bentrok antara dua kelompok tersebut.

Sebelum bentrokan terjadi, kelompok massa yang dipimpin seseorang bernama Muara berencana mengambil mandat saksi dari Caleg Hanura Dapil IV yang bernama Farfar.

Namun, tindakan Muara tersebut memicu aksi protes dan perlawanan dari pihak Widjan.

Widjan adalah Kades Ketapang Daya yang sebelumnya diserahi mandat untuk menjadi saksi Farfar.

Akibatnya, bentrok tak terhindarkan antara kelompok massa Widjan yang membawa senjata tajam dengan massa kelompok Muara yang membawa senjata tajam dan senjata api.

Baca: Ada Bentrokan di Madura, BPN Prabowo-Sandi Minta Pendukung dan Relawan Tetap Tenang

Korban yang tertembak bernama Mansur.

Ia menderita luka pada bagian tangan sebelah kiri.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas