Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Video Diduga Ariel-Luna Maya Sudah Ditonton Puluhan Anak-anak

Maraknya peredaran video mesum oleh beberapa artis, sedikit banyakn

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay
Memuat video…
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya peredaran video mesum oleh beberapa artis, sedikit banyaknya telah menimbulkan keraguan pada UU No 44/2008 tentang Pornografi. Menanggapi hal tersebut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama sejumlah tokoh, menyerukan keperihartinannya sore ini, Jumat (25/6/2010), di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.

Survei KPAI menemukan fakta bahwa 24 dari 30 anak, sudah melihat video yang diduga diperankan oleh Aril-Luna-Cut Tary.

"Hal itu sudah menjadi bahan obrolan liburan anak-anak" tutur komisioner KPAI, Magdalena, Jumat (25/06/2010).

Menurutnya, video cabul itu, pelakunya diduga sebagai pasangan yang banyak di idolakan masyarakat, sehingga video tersebut dapat memicu masyarakat unutk melihat. Substansi video tersebut juga dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

"Oleh karena itu, kami mendesak aparat penegak hukum untuk memberikan kepastian putusan hukum, kepada pelaku, pembuat penyebar agar polemik dapat berakhir" ujar Hadi Supeno pada kesempatan yang sama.

Kementerian Komunikasi dan Informasi, dalam deklarasi tersebut dituntut untuk memblokir semua akses video tersebut di masyarakat, serta terus memantaunya.

"Kami sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat terkait video porno, kami juga berencana mengumpulkan pemimpin redaksi dari berbagai media untuk menyetop polemik ini" tutur staf Pusat Informasi dan Humas, Kemenkominfo, Muslimin.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Hadi Supeno, pihaknya telah menerima sekitar tiga puluh tiga pengaduan, terkait video porno selama bulan Juni ini.

Ke depannya, ia menuturkan bahwa akan mengawal deklarasi yang disebut "Deklarasi mMnteng" itu hingga ke presiden.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas