Haji Bolot Terbaring di Rumah Sakit usai Serangan Jantung, Kini Minta Pulang, Mengeluh Badan Pegal
Haji Bolot sudah lebih dari dua minggu terbaring di Rumah Sakit akibat serangan jantung usai rasakan sesak di dada. Kini ia rasakan pegal badan.
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Haji Bolot sudah lebih dari dua minggu terbaring di Rumah Sakit.
- Sang komedian terkena serangan jantung usai rasakan sesak di dada.
- Biasa beraktivitas lalu harus diam di ranjang perawatan Haji Bolot mulai merasakan kebosanan, ia tak betah di Rumah Sakit dan ingin pulang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah lebih dari dua minggu pelawak Haji Bolot dirawat di rumah sakit, usai terkena serangan jantung.
Kini Bolot berada di ruang ICCU RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk proses pemulihan setelah menerima rangkaian tindakan medis dari dokter.
Baca juga: Haji Bolot Punya Kebiasaan Merokok Sebelum Kena Serangan Jantung
Selama dua minggu berada di rumah sakit, Wahyu menyebut Haji Bolot mulai merasakan kebosanan, ia tak betah di Rumah Sakit dan ingin pulang.
Asisten Haji Bolot, Wahyu Ramadhan mengatakan pria yang akrab disapa Baba ini hanya ingin beristirahat di rumah.
"Kemarin pas sudah sadar penuh, saya tanya, 'Kenapa, Ba?'. Dia jawab, 'Pegel... pegel banget rasanya, pengen pulang aja' gitu," ujar Wahyu.
Mendengar keluhan sang komedian, Wahyu membujuk Haji Bolot bersabar menuntaskan perawatan di Rumah Sakit sampai benar-benar sehat.
"Saya bilang ke beliau, sabar dulu, nanti kalau sudah benar-benar sehat kita pasti pulang," sambungnya.
Tak Miliki Riwayat, Haji Bolot Tiba-tiba Serangan Jantung
Wahyu juga mengungkapkan bahwa selama hidup sang pelawak, tidak pernah memiliki riwayat penyakit berat. Jika merasa kurang sehat, Haji Bolot biasanya hanya mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di warung.
"Baba itu selama ini belum pernah mengeluh sakit berat. Paling cuma flu biasa," ucapnya.
"Kalau flu, tinggal beli obat warung, diminum, udah sembuh. Emang begitu kebiasaannya dari dulu. Eh pas dibawa ke rumah sakit serangan jantung gawat," sambungnya.
Wahyu mengungkapkan pemicu pria berusia 84 tahun itu terkena serangan jantung gawat, diduga karena merokok.
"Bapak ini kan perokok kuat, perokok berat sekali. Ya, mungkin ada faktor dari situ juga paling yang mempengaruhi kesehatannya. Kalau soal merokoknya nanti kapok atau enggak, wah, kayaknya itu agak susah ya karena beliau kan perokok aktif dari dulu," jelasnya.
"Tapi nanti pelan-pelan pasti akan terus kami beri tahu dan ingatkan demi kesehatannya," tambahnya.