Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Tania Gunadi, Kisah Berliku Cewek Bandung Tembus Hollywood

Tania Gunadi, kisah mojang Bandung yang pernah jadi tukang cuci piring tapi kini tembus perfilman Hollywood!

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM, LOS ANGELES - Kalau Anggun C Sasmi dan Agnes Monica mengorbit ke pasaran musik dunia lewat panggung musik, mojang Bandung bernama Tania Gunadi diam-diam tembus perfilman Hollywood!

Siapa Tania Gunadi? Bagaimana kisah si cewek centil ini tembus belantara perfilman Hollywood yang selama ini jadi simbol puncak karier bagi para bintang film seluruh dunia itu?

Tania Gunadi (28) merasa hidupnya bagai dalam mimpi. Ketika remaja, ia memenangi lotre "green card" untuk menetap di Amerika Serikat. Kini, warga AS mengenali Tania sebagai artis Hollywood.

Pada saat menikmati sarapan roti muffin dan segelas kopi di sudut Beverly Junction, Los Angeles, beberapa waktu lalu, pelayan restoran segera mengenalinya dan langsung menyapa Tania.

Tania menyambut sapaan itu dengan senyum sebelum kemudian berbisik, "Kalau aku menjawab film apa saja yang sudah kubintangi, nanti dikiranya aku sombong."

Tania memang telah menjadi bintang di beragam serial televisi, dan bermain di lebih dari 40 film televisi ataupun film layar lebar. Saat ini, ia sedang sibuk menjadi pengisi suara atau voice actor di film seri animasi Transformers Prime yang tahun ini bakal memasuki penayangan musim ketiga.

Mojang Bandung yang fasih berbahasa Sunda ini mendapat green card setelah lulus SMA pada tahun 2000. Tingginya biaya hidup di AS memaksa gadis yang tak pernah menyentuh pekerjaan rumahan ini untuk mulai bekerja serabutan sembari kuliah.

Rekomendasi Untuk Anda

Atas rekomendasi kakaknya yang juga tinggal di LA, Tania mendapat pekerjaan sebagai penerima telepon di Pizza Hut. Suatu hari, ia salah menerjemahkan menu pesanan piza pelanggan. Alhasil, jabatan Tania pun lalu melorot menjadi koki. Tak bisa membedakan saus dan sambal, Tania turun jabatan lagi menjadi pencuci piring.

Dinilai gagal membersihkan piring kotor, Tania terpaksa bekerja di toilet. "Sempet nangis. Dulu mikirnya bisa jadi orang kaya begitu ke Amerika, tapi aku malah harus membersihkan toilet," kenang Tania.

Audisi
Tania memulai kariernya di Hollywood ketika diajak seorang rekannya mengikuti audisi Disneyland untuk iklan. Kala itu, ia hanya diminta naik roller coaster dan berteriak sekencang-kencangnya. Ketika bintang iklan lainnya menyerah kelelahan, Tania tetap segar bugar.

Iklan yang harusnya diisi banyak orang itu pun akhirnya hanya menampilkan Tania sebagai bintang utama sekaligus figuran. Selama tiga kali pengambilan gambar, Tania mendapat upah 1.500 dollar AS. Pendapatan ini sangat besar dibandingkan upah bekerja di restoran piza yang hanya 5 dollar per jam.

"Hari itu juga, aku langsung pengin jadi aktor. Hidupku sekarang 100 persen untuk akting. Akting membuatku senang, aku tidak pernah mau sedih dalam hidup," ujar Tania yang memang selalu ceria ini.

Bermimpi menjadi artis Hollywood, Tania segera memperbaiki kemampuan bahasa Inggrisnya. Ia juga mengisi waktu luang bekerja sebagai guru Matematika bagi anak umur 6-14 tahun di Russian School. "Aku sungguh ahli menangani anak-anak," tutur Tania.

Setahun pertama membangun mimpi jadi artis, Tania tak pernah lolos audisi. Sering kali ia ditolak mentah-mentah dengan cara yang menurutnya sangat menyakitkan. Dandan sejak pagi hari untuk audisi Rush Hour (1999) yang dibintangi Jackie Chan, misalnya, petugas audisi hanya main tunjuk ke arah Tania sembari berkata, "No."

Tania lalu mulai mengikuti kelas akting yang diasuh mantan aktor Hollywood, Robert F Lyons, yang membintangi sejumlah film laris pada era 1970-an sampai 1980-an, seperti Cease Fire dan Gunsmoke.

Sumber: KOMPAS
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas