Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dokter Sarankan Operasi Jantung, Fitri Carlina Makin Stres

Hal tersebut justru membuat adik pedangdut Nini Carlina itu stres, dan meminta kepada dokter untuk mengobati penyakitnya dengan cara terapi

Dokter Sarankan Operasi Jantung, Fitri Carlina Makin Stres
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Fitri Carlina saat dijumpai di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mengidap penyakit Jantung, pedangdut Fitri Carlina direkomendasikan oleh dokter yang menanganinya untuk melakukan operasi.

Akan tetapi hal tersebut justru membuat adik pedangdut Nini Carlina itu stres, dan meminta kepada dokter untuk mengobati penyakitnya dengan cara terapi saja.

"Iya direkomenin buat operasi, jadinya aku makin stres kan, aku tanya dokter bisa gak hanya dengan terapi, tapi alhamdulillah bisa, berangsur dengan baik," papar Fitri Carlina saat dijumpai di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017).

Proses penyembuhan itulah yang membuat pelantun 'Matematika Cinta' belakangan ini, jarang muncul di publik, karena ia ingin fokus beristirahat untuk memulihkan kesehatannya.

"Gak banyak muncul di entertainment karena sekalian istirahat,  fokus istirahat, alhamdulillah," ujar Fitri Carlina.

Dengan terapi yang dijalankan Fitri Carlina itu, ia diharapkan juga tidak mengalami tekanan atau stress seperti yang biasa timbul dari kemacetan yang ia hadapi sebagai warga ibu kota.

Termasuk juga beban dari pekerjaanya, walaupun ia merasa senang diluar ternyata tidak sesuai dengan pikirannya, yang membuatnya merasakan efek dari sakit jantung yang diidapnya.

"Dengan terapi dengan obat, aku gak boleh stress, gak boleh banyak pressure, karena kan hidup di Jakarta kita gak menyadari yah stress dengan kemacetan, dengan beban pekerjaan, walaupun aku senang tapi kan pikiran aku gak tahu," ucapnya.

Efek dari penyakit jantung, seperti jantung berdebar berlebihan, dialami wanita 29 tahun itu  terjadi saat ia sedang santai, saat tengah membaca skrip, yang membuatnya seperti ingin pingsan.

Tapi dengan terapi yang dijalani, kondisinya kini semakin pulih, yang diimbanginya dengan menjaga kegiatan, dan tidak terlalu capek.

"Tiba-tiba aja datengnya, kadang lagi santai,   kadang lagi baca skrip tiba-tiba berdebar-debar, ya mau pingsan gitu, aku rasa cukup menggangu, tapi alhamdulillah berangsur pulih palingan sekarang tinggal jaga kegiatan aja sih, gak boleh terlalu cape," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas