Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Uus Merasa Kicauannya Disitir Bagi yang Punya Kepentingan

Ia merasa, opininya dalam bentuk cuitan beberapa waktu lalu dimanfaatkan sejumlah pihak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nurul Hanna
zoom-in Uus Merasa Kicauannya Disitir Bagi yang Punya Kepentingan
capture
Permohonan Maaf Uus 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komika Rizky Firdaus Wijaksana yang populer dengan nama Uus mengaku kedatangannya ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah murni meminta maaf kepada umat Islam.

Uus juga menjelaskan perihal kicauan-kicauan kontroversial yang ia tuliskan di twitter disetir oleh pihak tertentu.

Ia merasa, opininya dalam bentuk cuitan beberapa waktu lalu dimanfaatkan sejumlah pihak.

"(Saya) sebenarnya sih enggak (merasa stres dengan masalah kemarin). Karena gue anggap ya namanya hidup juga kadang apes. Semua statement gue dalam bentuk cuitan juga waktu itu disetir buat yang punya kepentingan," kata Uus saat dihubungi wartawan, Kamis (2/3/2017).

Uus melanjutkan, ia menduga pihak tersebut adalah sejumlah media yang mengatasi namakan Islam.

"Islam damai yang gue coba sampaikan, sepertinya tidak diterima dengan baik. Disetir media yang mengatasnamakan Islam. Yang isinya cuma kebencian," pungkas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertengahan Januari 2017 lalu, sejumlah tweet  Uus menjadi kontroversi di jadad maya.

Satu di antara kicauan Uus saat itu terkait Ketua Umum FPI, Habib Rizieq.

Uus mengomentari poster yang bertuliskan 'Sehelai rambut Habib Rizieq jatuh, bukan berurusan dengan FPI, tapi dengan umat Islam’.

Uus berkicau, '“Shampoo untuk Rizieq! Viralkan! Bantu Rizieq Beli Shampoo!

Kontroversi makin menjadi setelah Uus menyebut bahwa Habib Rizieq bukan ulama. Ia juga menyebut bahwa ternyata ada Ulama yang gadung(an), bukan terminal bus saja yang (Pulo) Gadung.

Uus juga menyebut dirinya sendiri sebagai Islam green tea, yang mengandung radikal bebas.

Hujatan dan kritik netizen sepertinya dihadapi Uus secara santai, ia tak lantas menghapus cuitannya itu meski ratusan komentar masuk ke akun Twitternya.

Ia balik menyindir netizen yang ramai menghujatnya dengan menyebut bahwa seharusnya ada DPDO, Departemen Pengurus Dosa Orang.

Tudingan netizen yang menganggapnya beragama Syiah, justru dikomentari dengan bercanda.

Iya gue Syiah, yang nyanyi Chandelier,” tulis Uus, ubahan dari nama penyanyi Sia, yang menyanyikan lagu Chandelier.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas