Prestasi Terbesar Nicky Hayden Bukan Pada Piala yang Ia Menangkan
Nama pebalap yang berkiprah di kejuaraan Dunia Superbike itu memang tak sementereng nama-nama prestisius seperti Valentino Rossi atau Marc Marquez
Editor:
Hasiolan Eko P Gultom
Bahkan Colin Edward menyebut Hayden sebagai “salah satu teman terbaiknya di balapan”.
Mantan komentator BBC, Steve Parrish juga mengatakan Hayden tidak pernah berubah.
“Sejak pertama kali saya bertemu dengannya sebagai anak berusia 17 tahun sampai menjadi juara dunia, dia tidak pernah berubah.”
Biasanya beberapa pebalap tidak berteman karena masalah di lintasan, tapi Parrish klaim tidak pernah mendengar ada pebalap yang mengatakan hal buruk tentang Hayden.
Penghormatan Penuh
“Dia (Hayden) sangat menghormati saya,” kata James Toseland, mantan pebalap MotoGP.
“Dia adalah seorang pria yang begitu berdedikasi, semangat, dan rendah hati. Bahkan setelah menjadi juara dunia sekalipun.”
Toseland bahkan menyebut prestasi terbesar Hayden bukanlah ada pada piala yang ia menangkan. Tapi rasa hormat dari rekan-rekan pebalapnya.
Kini, pebalap berusia 35 tahun ini telah meninggal dunia. Lima hari yang lalu Hayden ditabrak mobil saat bersepeda di Italia. Dunia balap motor pun kehilangan salah satu pebalap terbaiknya.
Selamat jalan, Nicky Hayden!
Mentari Desiani Pramudita/Intisari