Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Mbah Mijan Peringati Indonesia pada 9 Desember 2017, Ternyata 2 Tragedi Besar Terjadi di Tanggal Itu

Mbah Mijan, pria yang menyebut dirinya penasihat spriritual, meramalkan akan terjadi tragedi besar pada 9 Desember 2017.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Mbah Mijan Peringati Indonesia pada 9 Desember 2017, Ternyata 2 Tragedi Besar Terjadi di Tanggal Itu
Tribunnews.com
KLR menabrak tangki Pertamina yang mengangkut bahan bakar minyak, di Bintaro pada 9 Desember 2013. 

TRIBUNNEWS.COM -- Mbah Mijan, pria yang menyebut dirinya penasihat spriritual, meramalkan akan terjadi tragedi besar pada 9 Desember 2017, Minggu (20/11/2017).

Ia meminta Indonesia waspada dan berhati-hati pada tanggal tersebut. 

Melihat catatan sejarah, laman Wikipedia Indonesia, mencatat sejumlah peristiwa dan tragedi yang pernah terjadi di tanggal 9 Desember.

Berikut deretan peristiwa yang terjadi di Indonesia pada tanggal tersebut;

1. Tahun 1947

Pembantaian Rawagede, sebanyak 431 penduduk sipil Kampung Rawagede di Karawang ditembak mati oleh pasukan tentara Belanda (KNIL) tanpa proses pengadilan.

Tempat peristiwa pembantaian penduduk Kampung Rawagede, sekarang terletak di Desa Balongsari, Rawamerta, Karawang, di antara Karawang dan Bekasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Tragedi ini terjadi saat tentara Belanda melancarkan agresi militer pertama pada tanggal 9 Desember 1947.

Ketika tentara Belanda menyerbu Bekasi, ribuan rakyat mengungsi ke arah Karawang.

Pertempuran kemudian berkobar di daerah antara Karawang dan Bekasi, mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa dari kalangan sipil.

Pada tanggal 4 Oktober 1948, tentara Belanda melancarkan pembersihan.

Pada 14 September 2011, Pengadilan Den Haag menyatakan pemerintah Belanda harus bertanggung jawab dan membayar kompensasi bagi korban dan keluarganya.

2. Tahun 2013

KRL Commuter Line jurusan Serpong, Tanah Abang menabrak truk tangki bahan bakar minyak yang hendak melintas, dan mengakibatkan 7 orang tewas.

Tangki Pertamina tersebut membawa bahan bakar jenis premium sebanyak 24.000 liter di perlintasan kereta api Pondok Betung, Bintaro.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas