Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

D'Masiv Tak Keberatan Manggung di Acara Kampanye, Namun Ini Syaratnya

Grup musik D’Massiv, memiliki prinsip tersendiri terkait sikap mereka terhadap dunia politik.Mereka dengan senang hati tampil di acara kampanye.

D'Masiv Tak Keberatan Manggung di Acara Kampanye, Namun Ini Syaratnya
TRIBUN/DANY PERMANA
Band D'Masiv berfoto di kantor redaksi Tribunnews.com saat berkunjung ke markas Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Selasa (22/5/2018). D'Masiv mempromosikan single terbaru mereka yang berjudul 'Pernah Memiliki' dengan berkolaborasi dengan penyanyi Rosa dan pianis David Noah. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Grup musik D’Massiv, memiliki prinsip tersendiri terkait sikap mereka terhadap dunia politik.

Mereka dengan senang hati tampil di acara kampanye, dengan syarat tidak ingin mengenakan atribut partai apa pun.

“Kita nggak mau terlalu fanatik (terhadap pemerintahan tertentu), soalnya mungkin saja fans kami terbelah. Kita kampanye sih sering, tapi atribut partai kita nggak akan pakai,” kata Rian D’Massiv, saat menyambangi redaksi Tribunnews, Selasa (22/4/2018).

Bahkan, mereka sempat menerima tawaran manggung untuk sebuah acara kampanye selama 1 hari penuh. Mereka tampil meramaikan kampanye setiap pasangan calon pemimpin, bukan salah satunya saja.

“Yang penting niatnya menghibur saja, agar banyak masyarakat yang datang,” tambah Rian.

Baca: Demi Anak, Nicky Tirta dan Liza Elly yang Sedang Proses Cerai Masih Berkomunikasi

Tak jarang pula, beberapa pasangan calan pemimpin mencoba menggunakan lagu D’Massiv untuk digubah menjadi lagu kampanye.

Baca: Bahagianya Abdul Qodir Jaelani Itu Saat Lihat Maia Estianty dan Ahmad Dhani Bersama

Namun, para personil mengakui hal itu bukan perkara main-main.

“Ada beberapa yang melobi (meminta lagu D’Massiv dijadikan lagu kampanye), namun hal itu pasti nggak murah. Label musik pasti juga akan memberikan harga yang mahal sekali. Sejauh ini, kita hanya menghibur masyarakat saja lah,” tutupnya.

Penulis: Nurul Hanna
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas