Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Novel Tentang #CrazyRichSurabayan Tak Akan Bahas Kehidupan Orang Kaya

Cuitan penulis Judith Tirza dengan tagar #CrazyRichSurabayan sempat ramai di Twitter bakal diangkat dalam novel.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nurul Hanna
Editor: Willem Jonata
zoom-in Novel Tentang #CrazyRichSurabayan Tak Akan Bahas Kehidupan Orang Kaya
Tribunnews.com/Nurul Hanna
Judith Tirza ditemui di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cuitan penulis Judith Tirza dengan tagar #CrazyRichSurabayan sempat ramai di Twitter menyusul penayangan film Crazy Rich Asians di Bioskop.

Namun, pada novelnya berjudul sama dengan tagar #CrazyRichSurabayan, yang akan dirilis tahun depan, malah membahas hal lain.

Dengan kata lain, Judit Tirza memastikan tidak akan membahas soal kehidupan masyarakat kelas atas di Surabaya. Tapi, menuliskan pengalamannya selama 13 tahun sebagai guru taman kanak-kanak.

"Murid-murid saya banyak banget ngajarin saya macam-macam. Jadi, at the ends of my days saya belajar, yang guru itu bukan saya tapi mereka," kata Judith Tirza ditemui di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2018).

Dalam 20 bab, Judith akan menceritakan kisah dengan murid yang membuatnya terkesan. Sebagai contoh, saat seorang murid enggan menulis beberapa huruf dengan jumlah yang ditentukan.

Namun, ia justru menulis satu huruf berukuran besar dalam lembar tugasnya.

"Dia bilang, 'miss minta saya menulis karena biar saya bisa kan? Nah ini saya sudah bisa,'" kata Judith menirukan.

Bagi Judith, banyak pelajaran hidup dari muridnya yang ia anggap cukup ‘menampar’. Cuitan Judith dengan tagar #CrazyRichSurabayan sempat meramaikan Twitter.

Melalui sebuah thread, ia menceritakan kehidupan keluarga muridnya yang kaya raya. Ia membagikan pengalaman tersebut, setelah film Crazy Rich Asians ramai diperbincangkan.

Namun, bagi Judith, ia ogah menggarap novel dengan tema demikian.

"Bukan itu yang akan saya bahas di buku saya, tapi lebih ke rich in value. Rich in things, bukan rich in material," katanya.

Saat ini, penggarapan novel tersebut sudah hampir rampung. Saat masih menjadi guru hingga 5 tahun lalu, Judith memang selalu menuliskan pengalamannya menjadi guru dalam blog.

Hingga kini, ia belum menentukan judul untuk novel tersebut. Namun ia mengaku tak akan menggunakan judul #CrazyRichSurabayan.(*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas