Tangisan Jupiter Fourtissimo Sat Dijenguk Keluarga
Intan Silalahi, tante Jupiter Fortissimo menjelaskan, keponakannya menangis dan meminta maaf saat keluarga menjenguknya di tahanan Polda Metro Jaya
Editor: Anita K Wardhani
TRIBUNNEWS.COM--- Aktor Jupiter Fourtissimo (37) kembali mendekam di penjara atas kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Jupiter Fourtissimo ditangkap oleh aparat kepolisian Polda Metro Jaya, Senin (11/2/2019) lalu. Dia dibekuk bersama rekannya berinisial E.
Sebelumnya Jupiter Fourtissimo pernah ditangkap karena memiliki sabu. Selebritas ini baru bebas menjalani hukuman penjara selama 2,5 tahun pada Juli 2018.
Intan Silalahi, tante Jupiter Fortissimo menjelaskan, keponakannya menangis dan meminta maaf saat keluarga menjenguknya di tahanan Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.
Baca: Widuri Agesty Sempat Curigai Gelagat Jupiter Fortissimo di Instagram Sebelum Tersandung Narkoba
"Dia (Jupiter) menyesal,menangis, dan minta maaf juga sama keluarganya saat dibezuk. Semuanya yang dia sesali itu karena Jupiter merasa suka ngecewain keluarga," kata Intan Silalahi yang ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).
Dia menambahkan, Jupiter juga meminta maaf kepada penggemarnya, karena merasa tidak pantas dan layak menjadi panutan sebagai public figure.
"Dia (Jupiter) juga minta maaf sama fansnya," ungkapnya.
Atas semua penyesalan yang dilontarkan Jupiter kepada keluarganya, Intan Silalahi berharap, keponakannya bisa direhabilitasi bukan dijebloskan ke penjara.
Alasannya, Jupiter sebagai korban salah pergaulan atas keganasan peredaran narkotika di Indonesia.
"Minta doanya agar bisa direhab dan diberikan hukuman seringan-ringannya," ujar Intan Silalahi.
Sebelumnya diberitakan, kepolisian Polda Metro Jaya menangkap aktor Jupiter Fourtissimo atas kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.
Jupiter ditangkap bersama rekannya berinisial E, di rumah kos di kawasan Jalan Tawakal V, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat pada Senin, pada 11 Februari 2019 pukul 07.30 WIB.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita dari tangan Jupiter berupa satu unit tempat kacamata warna cokelat yang berisikan 2 plastik klip berisi narkotika sabu-sabu berat bruto 0,53 gram.
Selain itu, satu unit tabung kaca atau cangklong, satu lembar uang Rp 100.000, satu ponsel merek VIVO, satu set alat hisap sabu, dan dua korek api.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.