Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Investasi Bodong

Sederet Artis Diduga Terseret Investasi Bodong MeMiles, Apa Peran Mereka? Ini Kata Polisi

Kasus investasi ilegal via aplikasi 'MeMiles' yang dijalankan oleh 'PT Kam and Kam' diperkirakan bakal menyeret sejumlah nama-nama artis.

Sederet Artis Diduga Terseret Investasi Bodong MeMiles, Apa Peran Mereka? Ini Kata Polisi
Tangkapan Layar instagram
Deretan Artis Diduga Terlibat Investasi Bodong MeMiles, Judika dan Puluhan Artis Bakal Diperiksa 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kasus investasi ilegal via aplikasi 'MeMiles' yang dijalankan oleh 'PT Kam and Kam' diperkirakan bakal menyeret sejumlah nama-nama artis.

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menyebut, ada puluhan publik figur artis yang terlibat.

Entah mereka bertindak sebagai apa, namun Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menerangkan, sejumlah publik figur yang terlibat itu bisa sebagai penerima hadiah bonus (reward).

Ada pula yang berpartisipasi sebagai member dan melakukan pembayaran Top Up.

Bahkan ada yang sebatas sebagai publik figur yang datang menyemarakkan acara yang dihelat MeMiles atau artis endors.

"Publik figur untuk jumlah detail tidak bisa kami katakan tapi ada lah, puluhan ini ada," kata Kombes Pol Gidion Arif Setyawan saat ditemui wartawan TribunJatim.com di ruangannya, Selasa (7/1/2020).

Polda Jatim telah melayangkan surat panggilam kepada empat publik figur artis.

Baca: Desainer Adjie Notonegoro dan Penyanyi Ello Tak Respon Panggilan Polisi Terkait Kasus MeMiles

Baca: Anaknya Tersangkut Kasus Jual Beli Senpi Ilegal, Akankah Ayu Azhari Ikut Diperiksa Polisi?

Baca: Rizky Febian Akhirnya Bersuara, Ini Alasannya Laporkan Lebam di Tubuh Jenazah Lina Mantan Isti Sule

Foto Ello dipajang di instagram investasi MeMiles.
Foto Ello dipajang di instagram investasi MeMiles. (instagram.com/memiles_sby)

Panggilan yang dilayangkan itu untuk pemeriksaan sebagai saksi, pekan depan di Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim.

"Kalau pemeriksaan minggu depan, dijadwal. Tapi kalau konfirmasi datang, tanggal berapa, ada yang minta waktu," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas