Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nikita Mirzani Ternyata Sengaja Pengin Dijemput Paksa Polisi, Ini Alasannya

Nikita Mirzani beberapa waktu silam dijemput paksa oleh pihak kepolisian di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Nikita Mirzani Ternyata Sengaja Pengin Dijemput Paksa Polisi, Ini Alasannya
Youtube/Crazy Nikmir REAL
Nikita Mirzani nyasar di rumah Pasha Ungu saking luasnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Nikita Mirzani beberapa waktu silam dijemput paksa oleh pihak kepolisian di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Rupanya ia sudah menduga bakal dijemput paksa karena sudah tiga kali mangkir dari pemanggilan pihak berwajib, terkait kasus penganiayaan terhadap Dipo Latief, mantan suaminya.

Nikita melalui vlog-nya Crazy Nikmir mencoba meluruskan cerita yang beredar terkait penangkapannya yang terjadi pada 31 Januari 2020 dini hari.

Baca: Geram dengan Istri Sajad Ukra, Nikita Mirzani Lakukan Hal Ini jika Bertemu: Penting Enggak Ada Saksi

Baca: Disindir Istri Sajad Ukra karena Bebas, Nikita Mirzani: Masalahnya Beda, Kenapa Lu pada Girang

Baca: Blak-blakan, Nikita Mirzani Beberkan Ucapan Penyidik yang Buatnya Sangat Marah: Bilang di Telepon

Sebenarnya sejak pagi tanggal 30 Januari 2020, Nikita sudah mulai merasa ada mobil yang selalu mengikutinya.

Nikita juga sempat menghubungi pengacaranya untuk mempersiapkan segalanya.

"Gua sengaja sebetulnya (biar dijemput), gua itu bangga dengan dijemput, enggak dijemput, lebih menyerahkan diri. Gua sudah tahu tanggal itu harus menyerahkan diri," kata Niki seperti dikutip Kompas.com, Rabu (5/2/2020).

Keberadaan berbagai media yang sudah menantinya di Polres Jakarta Selatan tanggal 31 Januari 2020 dini hari menjadi kesempatan bagi Nikita untuk bisa memberi klarifikasi.

Baca: Cerita Nikita Mirzani Dibilang Kaya Gini Oleh Penyidik Polres, Sakit Hati hingga Marah di Penjara

Ia ingin menjelaskan tentang kasus yang membuatnya sampai harus dipenjara dan dipisahkan dari anaknya yang masih bayi.

"Memang itu yang Niki cari, kalau tidak terjadi (penjemputan) kemarin tanggal 30 (Januari), mungkin masyarakat Indonesia tidak tahu kenapa sih, apa sih lukanya," ujar Niki.

"Akhirnya masyarakat Indonesia tahu, lukanya hanya lecet, dan ditimpuknya dengan asbak plastik ringan. Lebih berat plastik Tupperware," kata Niki menambahkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas