Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anak Karen Pooroe Meninggal

Hasil Autopsi Putri Karen Pooroe Keluar, Polisi Temukan Fakta Anak Arya Claproth Alami Patah Sendi

Misteri kematian Zefania Carina, putri Karen Pooroe mulai menemui titik terang setelah hasil autopsi keluar.

Hasil Autopsi Putri Karen Pooroe Keluar, Polisi Temukan Fakta Anak Arya Claproth Alami Patah Sendi
Kolase TribunNewsmaker - Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Deretan kejanggalan atas meninggalnya anak Karen Pooroe, Zefania Carina. 

TRIBUNNEWS.COM - Misteri kematian Zefania Carina, putri Karen Pooroe mulai menemui titik terang setelah hasil autopsi keluar.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pihaknya sudah menerima hasil autopsi jenazah putri dari pasangan Karen Pooroe dan Arya Claproth.

Dalam hasil autopsi jenazah putri Karen Pooroe, polisi menyebut mendapatkan satu fakta baru.

Seperti diketahui, saat Zefania Carina dilaporkan meninggal dunia tubuh kecil putri Karen Pooroe ini tak menunjukkan luka apapun.

 Dilaporkan Arya Claproth Dugaan Perzinaan, Karen Pooroe Ungkap Dipaksa Akui Hal yang Tidak Diperbuat

 Dituduh Arya Claproth Berzina, Pihak Karen Pooroe Sebut Itu Basi: Saya Punya Bom Waktu untuk Arya

Lebih lagi banyak disebutkan kematian putri Arya Claporth ini lantaran terjatuh dari lantai empat apartemen.

Kini dari hasil autopsi polisi mulai menemukan titik terang atas kasus kematian Zefania yang masih menjadi teka-teki.

Meski begitu Kombes Pol Budi Sartono mengaku belum bisa membeberkan detail hasil autopsi itu kepada publik.

Putri Karen Pooroe seperti sleeping beauty
Putri Karen Pooroe seperti sleeping beauty (Instagram @karenpooroe)

Lebih lanjut Budi menyebut bahwa hasil autopsi menunjukkan bahwa tubuh Zefania ternyata mengalami patah sendi.

"yang pasti hasil autopsi ditemukan patah ini di sendi ini," terangnya saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Senin (9/3/2020).

Ia menjelaskan, Polisi akan lebih dulu memanggil dokter yang melakukan autopsi untuk membuat berita acara pemeriksaan (BAP).

HALAMAN SELANJUTNYA ==================>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Octavia Monalisa
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas