Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tangisan Jennifer Coppen Teringat Ibunya Meninggal Karena Kanker

Air mata bintang film dan sinetron Jennifer Coppen (18) mengalir ketika menyaksikan trailer film 'Generasi 90-an: Melankolia'.

Tangisan Jennifer Coppen Teringat Ibunya Meninggal Karena Kanker
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jennifer Coppen pecah saat jumpa pers dan launcing trailer film 'Generasi 90-an: Melankolia' di kantor Visinema Pictures, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA - Air mata bintang film dan sinetron Jennifer Coppen (18) mengalir ketika menyaksikan trailer film 'Generasi 90-an: Melankolia'.

Tangisan Jennifer Coppen pecah saat jumpa pers dan launcing trailer film 'Generasi 90-an: Melankolia' di kantor Visinema Pictures, di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020).

Usai acara, Jennifer pun memberikan alasan mengapa dirinya menangis menyaksikan trailer film, dimana ia berperan sebagai Kirana.

"Aku nangis tadi jujur aku punya kenangan pribadi karena mamah aku juga meninggal tiga tahun lalu karena kanker," kata Jennifer Coppen.

Wanita bernama lengkap Jennifer Rochelle Coppen mengungkapkan bahwa ia sedih ketika mengulang kembali kisah meninggalnya sang ibunda, Hotimah yang meninggal karena kanker tahun 2017 lalu.

"Adegan nangisnya itu dalem banget, jadinya aku kebawa nangis karena aku juga bangga hasilnya sebagus itu. Terus juga keingetan mamah sih, jadi sedih," ucapnya.

Dara manis kelahiran 20 Juli 2001 itu mengaku butuh waktu satu tahun untuk ia bangkit dari kesedihan yang mendalam, karena ditinggalkan ibunda untuk selama-lamanya.

"Susahnya kayak aku harus terbiasa tanpa mamah, padahal aku dari bayi sampai usia aku 15 tahun sama mamah. Selama itu aku apa-apa sama mamah, cerita sama mamah," jelasnya.

"Dan kemudian tiga tahun kedepannya nggak ada dia, itu super berat banget," sambungnya.

Lebih lanjut, Jennifer Coppen menegaskan sampai detik ini ia masih berusaha untuk bisa mandiri hidup tanpa kasih sayang sang ibunda.

"Aku juga enggak bisa nyari sosok lain sebagai pengganti, paling aku larinya ke papah. Kan kalau pacar bisa digantiin tapi kalau orangtua itu enggak ada gantinya, berat banget sampai sekarang," ujar Jennifer Coppen.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas