Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Corona di Inggris, Angie ''Virgin'' Sempat Kesulitan Cari Makanan

Angie 'Virgin' merasakan wabah virus covid-19 atau corona di London, Inggris bersama keluarga tercinta

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bintang film Angie 'Virgin' (36) ikut merasakan pandemi virus covid-19 atau corona yang melanda dunia.

Angie 'Virgin' merasakan wabah virus covid-19 atau corona di London, Inggris bersama keluarga tercinta.

Selama merasakan wabah virus covid-19 atau corona di Inggris, Angie 'Virgin' mengaku sempat kesulitan mencari makanan untuk dimasak di rumah.

Baca: Bayi Perempuan Tergeletak Dekat Tempat Sampah, Polisi Buru Pelakunya

Baca: Paula Semprot Baim Wong Pakai Disinfektan Karena Kesal, Ayah Kiano Pasrah Tiduran di Lantai

"Awalnya orang mulai panik dan membeli banyak makanan di pasar swalayan. Jadi ada kelangkaan barang makanan," kata Angie 'Virgin' kepada Warta Kota, ketika dihubungi lewat direct message instagram, Jumat (27/3/2020) malam.

Bintang film 'Virgin: Ketika Keperawanan Dipertanyakan (2004)' itu tak menampik bahwa warga Inggris, mencoba belanja online karena di pasar swalayan atau supermarket terjadi kelangkaan stok makanan.

"Nah belanja online juga susah karena ramai yang akses. Di supermarket yang langka itu adalah tisu toilet, makanan kaleng, beras, dan pasta. Tapi kalau makanan fresh selalu ada," ucapnya.

Akan tetapi, Angie merasa beruntung dikarenakan Pemerintahan di Inggris cepat menanggapi kelangkaan stok makanan untuk warganya.

"Jadi supaya dapet bahan makanan untuk stok di rumah, harus ngantri dari jam 6 pagi sebelum toko buka. Alhamdulillah, bahannya ada semua," jelasnya.

"Karena Penerintah Inggris mempush distribusi supermarket dan lain sebagainya," tambahnya.

Lebih lanjut, Angie 'Virgin' meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar ia tidak terpapar virus covid-19 atau corona di Inggris.

"Titip pesan buat yg di Indonesia, stay at home dan cuci tangan. Belajar dari sini, jangan sampai seperti disini. Semogga kita semua dilindungi dari musibah dan dilimpahkan kesehatan," ujar Angie 'Virgin'.

Angie 'Virgin' menegaskan bahwa awal Maret 2020, Inggris masih 100 orang yang positif terpapar virus covid-19 atau corona.

Hanya saja warga Inggris diduga kurang mawas diri. Sehingga, jumlah korban dan angka kematian meningkat drastis selama tiga minggu belakangan ini.

Dari data yang diberikan oleh Angie 'Virgin', 8000-an orang sudah positif dan angka kematian 499 orang selama wabah virus covid-19 atau corona menyebar di Inggris. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas