Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anak Denada Sakit

Setahun Aisah Dirawat di Singapura, Denada Ingin Ajak Jalan-jalan Putrinya Jika Pandemi Corona Usai

Sudah setahun lebih Denada mendampingi Aisah, putri tercintanya di Singapura menjalani perawatan kanker darah. Denada berniat mengajaknya jalan-jalan

Setahun Aisah Dirawat di Singapura, Denada Ingin Ajak Jalan-jalan Putrinya Jika Pandemi Corona Usai
Youtube channel Rumah Seleb MNCTV
Ekspresi Denada mendengar nasihat dari Ustaz Dhanu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah setahun lebih Denada mendampingi Aisah, putri tercintanya di Singapura menjalani perawatan kanker darah.

Denada berniat mengajak putrinya yang dulu bernama Syakira Aurum ini jalan-jalan saat pandemi virus corona selesai.

Denada mengungkap sudah beberapa bulan belakangan ia dan putrinya hanya di rumah akibat peraturan pembatasan di Singapura.

"Pastinya pertama pengin ngajakin Aisha keluar dari rumah, walau mungkin ya kita misal keluar rumah Aisha tetap dalam kondisi 'tertentu'," ucap Denada saat dihubungi awak media beberap waktu lalu.

"Kasihan banget ngelihat Aisha beberapa bulan ini nggak bisa kemana-mana sama sekali. Aku juga pengin bawa dia keluar, maksudnya lihat mungkin pantai atau apa. Tapi tentu nanti dikomunikasikan dulu dengan dokternya," ujarnya.

Baca: Ganti Nama, Denada Bagikan Kabar Terbaru Putrinya: Kalau Mau Keluar Ada Kondisi Tertentu

Baca: Sule Buka Suara Soal Polemik Hak Waris Anak-anaknya, Benarkah Ada yang Hilang?

shakira-denada-jerry aurum
shakira-denada-jerry aurum (instagram @denadaindonesia/@jerryaurum)

Denada mengakui, dokter yang merawat anaknya sudah lebih dulu menyarankan agar ia dan Aisha tidak begitu sering berpergian. Sehingga kebanyakan waktu mereka habiskan di rumah.

Namun ia ingin sesekali mengajak putrinya keluar rumah. Denada akan mengupayakan agar anaknya itu tak bertemu banyak orang.

"Jadi mungkin kita akan pilih waktu yang nggak terlalu ramai. Misal mall buka jam 10 kita jam setengah 10 udah ada di depan mall," tuturnya.

"Terus kita main dan belum ada banyak orang, toko-toko juga belum semua buka. Dan pas mulai ramai kita pulang, itu sih," jelas Denada.

Penulis: bayu indra permana
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas