Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lagu "Mama Papa Larang" Curhat Judika karena Cintanya Tak Direstui Orangtua Duma Riris

Judika menceritakan tentang kisah di balik lagu "Mama Papa Larang" yang terinspirasi dari kehidupan pribadinya.

Lagu
Nakita
Keluarga Judika dan Duma Riris 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Judika menceritakan tentang kisah di balik lagu "Mama Papa Larang" yang terinspirasi dari kehidupan pribadinya.

Saat membuat lagu tersebut, Judika sedang dalam dilem percintaan dengan Duma Riris karena orangtua Duma yang tak merestui hubungan mereka.

"Karena dilarang, ada satu titik aku sempat pengin break, karena nggak bisa liat cewek yang nangis terus, tapi aku juga nggak bisa menghadapi dengan bilang nggak ada apa-apa," tutur Judika di Okay Boss beberapa waktu lalu.

"Terus ya sudah aku bikin tuh lagu di rumah, dapat wa mamanya (Duma). 'Kalau kamu masih sayang sama mama, tinggalin dah'. Aku bikin lagu itu (Papa Mama Larang), jadilah 15 menit karena aku mengalaminya," tambah Judika.

Setelah melalui masa sulit dalam hubungan asmara, kini Judika bersyukur sempat berada di masa-masa itu. Sebab lagu yang ia buat saat itu kini menjadi lagu hits miliknya.

Baca: Cerita Judika Saat Jatuh Cinta Pandangan Pertama Pada Duma Riris, Berawal dari Teriakan di Panggung

Baca: Single Religi Istighfar Sak Kuatmu yang Dinyayikan Didi Kempot Rilis Pertengahan Ramadan Tahun Ini

"Tapi positifnya, di masa sulit Tuhan kasih kita hal baik, kalau nggak dari situ, mungkin aja lagu ku nggak hits," ujar Judika.

"Karena kejadian ini aku jadi punya lagu hits 'Mama Papa Larang' berdasarkan pengalamanku. Diterima dan menginspirasi orang," ucapnya.

Judika pun menceritakan momen pernikahan dirinya dengan Duma Riris yang dihadiri sekira 12 ribu orang.

"Jadi kan di kampung depan rumahnya Duma ada lapangan bola, kita undang dua ribu keluarga Duma dan dua ribu keluarga saya. Jadi kan empat ribuan ya, eh ini yang datang 12ribuan," beber Judika.

"Jadi masyarakat udah kayak tamu, akhirnya warung-warung kita suplay buat makan karena nggak cukup. Jadi kita suplay semua biar bisa makan ya," tuturnya.

Disinggung mengenai berapa biaya mahar dan pernikahan, Judika enggan untuk membeberkannya.

"Yaa itu rahasia perusahaan lah," ujar Judika sembari tertawa.

Ikuti kami di
Penulis: bayu indra permana
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas