Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Kisah-kisah Korban PHK di Masa Pandemi Virus Corona Berbuntut Aksi Kriminal

Banyak sektor usaha mengalami kesulitan saat pandemi tersebut melanda. Keputusan berat terpaksa diambil. Ada yang sampai merumahkan karyawan dan PHK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kisah-kisah Korban PHK di Masa Pandemi Virus Corona Berbuntut Aksi Kriminal
Dok. Jobplanet
Ilustrasi PHK 

Di-PHK dari perusahaan kuliner karena pandemi, Raffi Haryanto (21) warga Kecamatan Alam Barajo, Jambi menjadi pelaku curanmor.

Semenjak PHK, Raffi selalu berkeliling dini hari dengan berjalan kaki. Ia memantau rumah-rumah warga yang lalai memarkir sepeda motornya di luar rumah.

Baca: Di Brebes Ketua RT Ketahuan Maling Kambing, Kabur Tapi Tak Kuat Lari hingga Sembunyi di Semak-semak

Kapolsek Kotabaru AKP Afrito Marbaro Macan mengemukakan, Raffi selalu menjalankan aksinya seorang diri.

Dalam kurun waktu dua bulan setelah PHK, Raffi menggasak 4 unit sepeda motor milik warga dan menjualnya kembali.

Baca: Di Tegal, Pesta Pernikahan, Konser Musik, dan Pengajian Sudah Diizinkan, Wali Kotanya Beri Syarat

"Dari semua TKP dia beraksi sendirian, waktu beraksinya pun selalu dini hari, jadi sudah dipantau betul sama dia," kata Afrito, Jumat (3/7) pagi, seperti dilansir dari Tribun Jambi.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut pengakuan Raffi, sepeda motor hasil curiannya sebesar Rp 2 juta.

"Saya dipecat dari tempat kerja karena corona, ada pengurangan karyawan," tutur Raffi saat ditanya mengenai motifnya melakukan pencurian.

3. Bakar mobil hingga warung karena kecewa di-PHK

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran (Freepik/Ilovehz)

Kecewa diberhentikan dari tempat kerjanya, seorang pemuda di Denpasar, Bali berinisial AB (25) nekat membakar mobil hingga warung.

AB di-PHK karena perusahaan tempatnya bekerja terdampak pandemi Covid-19.

Anehnya, mobil dan warung yang dibakar tak berkaitan dengan mantan atasan maupun tempat kerja sebelumnya.

Total ia membakar 7 obyek yang berbeda-beda, yakni 3 warung, 2 mobil hingga toko sepatu. "Dia iseng saja bakar ke tempat orang lain.

Pelaku melampiaskan kekecewaannya karena diberhentikan dari tempat kerja. Selama musim corona ini, dia tidak kerja lagi," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat AKP H Andi Muh Nurul Yaqin, Kamis (2/7/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas