Hilang Kontak dengan Ayah Atta Halilintar Saat Usia Anak 3 Tahun, Happy Hariadi Putuskan Cerai
Anofial Asmid Halilintar, ayah Atta Halilintar, disebut-sebut meninggalkan anak dari pernikahannya bersama Happy Hariadi.
Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anofial Asmid Halilintar, ayah Atta Halilintar, disebut-sebut meninggalkan Happy Hariadi bersama anak perempuan dari pernikahan mereka.
Bahkan Anofial Asmid Halilintar sama sekali tak menunjukkan batang hidungnya saat anak mereka lahir.
Komunikasi Happy dan Anofial hanya terjadi via telepon. Dan kemudian mereka putus kontak saat anak mereka berusia 3 tahun.
Itulah yang kemudian jadi alasan Happy melayangkan gugatan cerai terhadap Anofial Asmid Halilintar.
"Iya saya langsung enggak bisa hubungin dia itu. Sebenarnya di situ ceritanya, makanya akhirnya saya mengajukan perceraian," kata Happy Hariadi saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).
Baca: Mantan Istri Ayah Atta Halilintar: Saya Mau Perjuangkan Hak Anak Saya
Pemilik nama lengkap Halilintar Asmid Anofial itu disebut-sebut baru mulai menghubungi mantan istri keduanya setelah adanya laporan.
"Ya terputusnya ya pastinya sejak kalau dari lahir ya sampai kemarin dia kita mengurus perkara ini, dia baru berusaha mencari tahu (setelah) buat laporan," ujar Happy.
Baca: UPDATE, Ayah Atta Halilintar Dilaporkan, Kabarnya Happy Hariadi Mantan Istrinya Diperiksa Hari Ini
Sebelum ia melayangkan laporan, Happy mengaku mantan suaminya itu tak pernah sama sekali menghubungi dirinya dan putri mereka, Mubarokah.
"Tidak ada hampir tidak ada," lanjutnya.
Anofial Halilintar dilaporkan mantan istri kedua di Polres Metro Jakarta Selatan karena diduga melakukan tindak penelantaran dan diskriminasi pada anaknya.
Mubarokah anak dari pernikahan Anofial dengan Happy dirasa mendapatkan perlakukan tidak sama dengan kesebelas anak dari istri pertamanya, Lenggogeni Faruk.
Keduanya resmi menikah pada tahub 1998, dan pada tahun 2006, tepatnya saat putri mereka berusia 3 tahun keduanya sepakat untuk bercerai.
Hingga kini Happy masih berusaha mencari keadilan atas putrinya agar mendapatkan hak berupa perhatian dan kasih sayang dari ayahnya.
Perjuankan hak anak
Happy Hariadi saat ini berupaya memperjuangkan hak putrinya yang bernama Mubarokah.
Baca: Omeli Aurel Hermansyah Habis-habisan, Atta Halilintar: Gue Enggak Tahu Lagi Cara Bilanginnya
"Ya yang pasti di sini saya mau memperjuangkan hak (anak) saya. Sebab tidak ada mantan anak ya," kata Happy Hariadi saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (21/9/2020).
Baca: Mantan Istri Kedua Ayah Atta Halilintar Datangi Polres, Happy Hariadi Belum Bersedia Buka Suara
Happy menegaskan bahwa dalam agama Islam, anak perempuan akan selalu menjadi tanggung jawab sang ayah hingga kelak menikah.
Oleh sebab itu, Happy mengingatkan Anofial akan tanggung jawab tersebut lewat pelaporannya atas dugaan tindak penelantaran dan diskriminasi anak.
"Dalam agama sudah jelas, sebenanrya anak perempuan menjadi tanggungan ayahnya dari lahir sampai dia berkeluarga. Kalau dia paham agama harusnya dia menjalankan itu," beber Happy.
Happy menegaskan bahwa saat ini yang ia kejar bukanlah harta dari Anofial Halilintar. Melainkan perlakuan dan sikap adil dari Anofial seperti kepada ke 11 anaknya bersama istri pertamanya.
Baca: Jalan-jalan di Malam Hari Bareng Aurel, Atta Halilintar Beberkan Peristiwa Mobil Nyaris Terbalik
"Tapi sekali lagi dalam hal ini kita tidak pernah memikirkan hal itu (harta) sebab saya sudah alhamdulillah (mendapat) lebih kekuatan untuk merawat saya sampai usia 17 tahun," ujar Happy.
"Tapi sebenarnya lebih ke perhatian dan kasih sayang selayaknya seorang anak pada ayahnya," lanjutnya.
Sejak 2019 lalu Happy melaporkan Anofial Halilintar ke Polres Metro Jakarta Selaran, karena merasa buah cintanya tak mendapat kasih sayang dari Anofial.
Ia menikah dengan ayah dari Gen Halilintar itu pada tahun 1998 dan bercerai pada 2006.