Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Guru Besar FK UNPAD: Banyak Penyakit di Dunia Sampai Sekarang Belum Miliki Vaksin

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof Kusnandi Rusmil, menyebut banyak penyakit di dunia sampai

Guru Besar FK UNPAD: Banyak Penyakit di Dunia Sampai Sekarang Belum Miliki Vaksin
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
IMUNISASI ANAK SEKOLAH - Petugas dari Puskesmas Ketabang saat akan melakukan vaksinasi kepada siswa SD Negeri Kaliasin V Surabaya pada Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), Kamis (15/10/2020). Pemerintah Kota Surabaya menggelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan program imunisasi Measles Rubella (MR) dan Human Papiloma Virus (HPV) untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dari penyakit campak dan penyakit rahim. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof Kusnandi Rusmil, menyebut banyak penyakit di dunia sampai sekarang belum ada vaksinnya.

"Untuk bikin vaksin itu enggak gampang, itu lama prosesnya. Jadi hanya beberapa penyakit yang kita bisa hitung vaksinnya," kata Kusnandi dalam dialog MNC Trijaya bertajuk Pengenalan Vaksin (Tak Kenal Maka Tak Kebal), Kamis (5/11/2020).

Kusnandi menyebut butuh penelitian yang panjang agar vaksin suatu penyakit bisa diciptakan.

Selain itu, aspek kehati-hatian dan ketelitian juga menjadi aspek utama saat pembuatan vaksin.

"Jadi saya harapkan, penyakit-penyakit yang sudah ada vaksinnya karena enggak gampang, pergunakanlah. Sayang kalau enggak (digunakan)," katanya.

Terlebih, vaksin yang sudah beredar luas untuk mencegah penyakit-penyakit tertentu, menurut Kusnandi, sudah melalui proses legitimasi dari badan-badan kesehatan di dunia.

Baca juga: Relawan Satgas Covid-19: 3M Harus Tetap Dilakukan Meski Ada Vaksin

Baca juga: Pemerintah Masih Tunggu EUA dari BPOM, Rencana Vaksinasi Covid 19 Mundur, Minggu Ketiga Desember

Pemerintah Rusia mengklaim menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Corona (Covid-19).
Pemerintah Rusia mengklaim menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Corona (Covid-19). (Hyderus.com)

"Itu tandanya sudah dicoba sama WHO. Kalau di Indonesia sudah dianalisis oleh BPOM. Jadi enggak mungkinlah mereka mencelakakan kita," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, rencana vaksinasi Covid-19 di Indonesia kemungkinan baru dapat dilaksanakan pada minggu ketiga Desember 2020. Rencana ini mundur bila dibandingkan rencana awal yang disebut akan dimulai pada November 2020.

“Kami akan melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember,” kata Luhut saat menyampaikan paparan pada acara The 7th Singapore Dialogue on Sustainable World Resources (SDSWR) secara virtual, Rabu (4/11/2020), seperti dilansir dari Antara.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas