Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Leher Kaku Setelah Bangun Tidur? Ketahui Penyebab dan Solusinya

Pernah merasakan tak nyaman saat bangun tidur? Misalnya leher kaku dan hal itu kemudian menganggu aktivitas Anda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Leher Kaku Setelah Bangun Tidur? Ketahui Penyebab dan Solusinya
Shutterstock
Ilustrasi leher kaku 

TRIBUNNEWS.COM - Pernah merasakan tak nyaman saat bangun tidur? Misalnya leher kaku dan hal itu kemudian menganggu aktivitas Anda.

Jika kamu mengalaminya, tak perlu khawatir karena masalah ini ternyata cukup umum terjadi.

"Bangun dengan leher kaku adalah pengalaman yang sangat umum," ungkap spesialis pengobatan dan rehabilitasi fisik di Rumah Sakit Pusat Pengobatan Northwestern DuPage, Dr. Beth Froese, MD, kepada Popsugar.

Menurut Froese, kebiasaan umum sering dilakukan banyak orang secara berulang, yang pada akhirnya menyebabkan leher kaku di pagi hari, di antaranya:

1. Kesalahan posisi tidur

Salah satu kebiasaan yang menyebabkan leher kaku ketika bangun di pagi hari adalah posisi tidur, terutama pada posisi tengkurap.

Baca juga: Bagaimana Meditasi Mampu Mengatasi Insomnia?

Menurut Froese, tengkurap menyebabkan rotasi ekstrik di leher.

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi ini bisa menyebabkan kekakuan atau nyeri di pagi hari.

Untuk mengurangi kemungkinan terbangun dengan rasa sakit dan leher yang kaku, cobalah tidur telentang atau menyamping.

2. Bantal kebesaran

Mungkin sedikit dari kita yang menyangka faktor ini ternyata bisa menyebabkan leher kaku di pagi hari.

Bantal yang terlalu besar ternyata dapat menyebabkan leher terlipat secara ekstrim, yang menyebabkan ketidaknyamanan.

Selain disarankan untuk tidur telentang atau menyamping, belilah kasur berkualitas yang tidak mengendur seiring bertambahnya waktu pemakaian, dan gunakan bantal yang mendukung kelengkungan di leher.

Ilustrasi tips tidur nyenyak saat hamil
Ilustrasi tips tidur nyenyak saat hamil (freepik)

Froese mengatakan, bantal tidak boleh diletakkan pada posisi tepat di bawah kepala atau di bawah leher, melainkan seimbang.

Bantal juga tidak boleh terlalu datar, terlalu keras, atau terlalu besar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas