Tribun Seleb

Kasus Jerinx SID

Jerinx SID Komentari Tanggapan Jaksa Saat Sidang Kacung WHO, Kosong, Asal Jawab

Ditemui usai sidang, Jerinx menyebut bahwa tanggapan yang dibacakan oleh tim jaksa. Ia mengatakan repliknya kosong, asal jawab.

Editor: Anita K Wardhani
Jerinx SID Komentari Tanggapan Jaksa Saat Sidang Kacung WHO, Kosong, Asal Jawab
Tribun Bali/Rizal Fanany
Drummer band Superman Is Dead (SID), I Gede Ari Astina alias Jerinx SID menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar. 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Sidang perkara dugaan ujaran kebencian 'IDI Kacung WHO' dengan terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (12/11/2020).

Sidang kali ini mengagendakan pembacaan replik atau tanggapan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap pembelaan (pledoi) terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Ditemui usai sidang, Jerinx menyebut bahwa tanggapan yang dibacakan oleh tim jaksa dihadapan majelis hakim pimpinan Hakim Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi tidak ada substansinya.

"Setelah mendengarkan tanggapan dari jaksa, tidak ada substansinya. Kosong. Asal jawab saja. Nanti akan dibalas oleh tim hukum saya," kata Jerinx didampingi istrinya, Nora Alexandra.

Baca juga: Kesedihan Nora Alexandra Rayakan Ulang Tahun Tanpa Jerinx: Cukup Sekali Kau Lewatkan Hari Lahirku

Baca juga: Jerinx Tak Sabar Peluk Nora Alexandra di Pengadilan, Sang Istri Ulang Tahun Hari Ini

Jerinx diperciki air suci (tirta) oleh Ida Rsi Bujangga (ibunda Jerinx) sebelum menjalani sidang kasus Kacung WHO di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (12/11/2020).
Jerinx diperciki air suci (tirta) oleh Ida Rsi Bujangga (ibunda Jerinx) sebelum menjalani sidang kasus Kacung WHO di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (12/11/2020). (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Jerinx melanjutkan, sejak dirinya ditangkap, tim jaksa selalu beralasan bahwa dua alat bukti telah terpenuhi untuk menjeratnya.

Padahal kata Jerinx, unggahannya tanggal 15 Juni 2020 pada akun instagram adalah bersifat memberikan informasi.

"JPU juga dari awal saya ditangkap, mereka memakai alasan karena memenuhi syarat dua alat bukti yang sah. Sementara dari awal sudah dijelaskan jika unggahan saya yang tanggal 15 Juni 2020 itu. Status tersebut silakan di cek di instagram saya, sepertinya masih aktif. Di status itu saya memberikan informasi jika seolah-olah ada situasi yang membuat masyarakat takut," terangnya.

"Di sana tidak ada menyebut Ikatan Dokter Indonesia, tapi pihak-pihak yang menahan saya, yang berharap saya dipenjara selalu memakai alasan dua barang bukti. Status tanggal 15 itu tidak ada satu pun menyebutkan kata dokter dan tidak ada ditujukan kepada pihak siapa pun. Itu cuma saya ingin memberikan informasi ke masyarakat," cetus Jerinx.

Selain itu, penggebuk drum Superman Is Dead (SID) ini juga mengomentari terkait kabar bahwa Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bali, dr Putra Suteja tidak terima dengan penyataan yang dilontarkan dr Tirta.

Baca juga: Jerinx SID Kutip Pernyataan Jokowi Saat Bacakan Pledoi atas Kasus Kacung WHO

Baca juga: Dituntut 3 Tahun Penjara karena Postingan Kacung WHO, Jerinx Hari Ini Ajukan Pledoi

"Tadi saya dikabari jika dr Putra Suteja itu tidak terima katanya dibongkar gini nya sama dr Tirta. Katanya, dr Tirta itu menyampaikan informasi hanya sepotong-sepotong," ungkap Jerinx.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas