Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polri Angkat Bicara Soal Perizinan Konser Offline di Masa Pandemi

Polri bukan satu-satunya pihak berwenang mengeluarkan izin di tengah pandemi, melainkan harus melalui kesepakatan bersama dari berbagai pihak.

Polri Angkat Bicara Soal Perizinan Konser Offline di Masa Pandemi
TRIBUNNEWS.COM/Firda Fitri Yanda
Ilustrasi konser musik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Nur Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan terkait perizinan konser musik offline atau tatap muka, untuk bisa dilakukan kembali di masa pandemi Covid-19.

Menurut Rusdi, untuk mengeluarkan izin acara, khususnya konser musik yang berpotensi mendatangkan banyak orang dalam satu tempat, perlu dilakukannya kajian lebih lanjut.

"Bagaimana konser offline nanti tentunya perlu kajian kita bersama, perlu kajian lintas sektoral bagaimana mitigasi dampak yang ditimbulkan, bagaimana teknis pelaksanaannya, penegakan protokol kesehatannya," kata Rusdi dalam diskusi Blok M Music Conference, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Nella Kharisma dan Dory Harsa Siap Tampil Bersama Dalam Konser Ikatan Cinta Nella Dory

Ia menjelaskan, Polri bukan satu-satunya pihak berwenang mengeluarkan izin di tengah pandemi, melainkan harus melalui kesepakatan bersama dari berbagai pihak, misalnya Satgas Covid-19.

Blok M Music Conference 2021 88
Acara Blok M Music Conference 2021, yang dilakukan secara live melalui kanal Youtube M Bloc Space, Selasa (9/3/2021).

"Polri tidak bekerja sendiri ketika izin keluar, sangat melihat rekomendasi dari Satgas Covid-19 karena aktivitas berkumpul dan sebagainya satgas covid-19 itu akan menentukan seperti itu," ucapnya.

Oleh karena itu ia meminta seluruh pihak terkait dalam penyelenggaran konser seluruh stakeholder dan juga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, hingga Polri bersama Satgas Covid-19 harus duduk bersama di satu meja untuk menemukan titik terang konser secara tatap muka.

"Dari olahraga saja kita terbuka untuk itu, tidak ada niat yang tidak baik dari kepolisian, tentunya apa yang kita lakukan melalui kajian yang mendalam untuk keselamatan warga negara juga, mari kita duduk bersama mencari format yang pas," kata Rusdi. 

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas