Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Eko Patrio Ungkap Keinginan Mendiang sang Ayah yang Belum Tercapai

Komedian sekaligus politikus Eko Patrio mengungkapkan keinginan sang ayah sebelum meninggal dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Eko Patrio Ungkap Keinginan Mendiang sang Ayah yang Belum Tercapai
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Komedian sekaligus politikus Eko Patrio mengungkapkan keinginan sang ayah sebelum meninggal dunia. 

Pasalnya, tiga tahun yang lalu ia lebih dulu kehilangan ibunya pada 2018 silam.

Di antara perasaan sedih yang dialaminya, suami Viona Rosalina ini terngiang dengan ucapan sang ayah soal kematian.

Kala itu, Sumarsono Mulyo pernah bicara akan menyusul sang istri tiga tahun lagi.

Bak sebuah firasat, ucapan Sumarsono ternyata menjadi kenyataan.

"Beliau sempat sedih karena istri tercinta sudah meninggalkannya," ungkap Eko Patrio.

"Tapi saya sampai sekarang masih terngiang-ngiang bapak selalu bilang, 'Saya hidup paling tiga tahun lagi. Saya mau nyusul ibu kamu'. Pas tiga tahun."

"2018 ibu meninggal, sekarang 2021 bapak wafat. Benar-benar tiga tahun. Jadi apa ya, saya juga nggak tahu. Bisa pas begitu," paparnya.

Eko Patrio menghadiri pemakaman komedian Sapri Pantun di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ulujami, Jakarta, Selasa (11/5/2021). Sejumlah rekan artis seperti Eko Patrio, Nikita Mirza, Billy Saputra, dan Vicky Prasetyo ikut mengantarkan jenazah. Sapri Pantun meninggal dunia hari ini, Senin (10/5/2021),  selepas azan magrib dalam usia 49 tahun akibat penyakit diabetes. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Eko Patrio terngiang dengan ucapan ayahnya soal kematian. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Ia pun melihat kisah cinta sejati pada diri orang tuanya.

Ketika sang ibunda meninggal, kata Eko Patrio, ayahnya hampir setiap pekan mengunjungi makam.

"Karena memang bapak sama ibu walau sifatnya beda, tapi punya chemistry yang bagus," kata Eko.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setiap Jumat bapak selalu ke makamnya. Pas sakit saja masih mau ke makam, tapi sempat saya tolak karena kondisinya lagi Covid-19."

"Jadi ibu sayang bapak, bapak sayang ibu dan kita semuanya sayang kedua orang tua," tambahnya.

Atas inisiatif keluarga, ayah tiga anak ini memutuskan untuk memakamkan jenazah sang ayah di satu liang lahat dengan ibunya.

Meski tak pernah diberi wasiat, Eko memilih langkah itu untuk menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Sudah tiga tahun, ditumpuk saja ibu sama bapak. Dalam kondisi Covid begini lebih cepat lebih baik," ujar Eko Patrio.

"Banyak saudaranya yang mau datang, tapi saya bilang lebih baik dimakamkan sekarang," tandasnya.

Jenazah almarhum ayah Eko Patrio kini sudah dimakamkan di TPU Layur, Penggilingan, Jakarta Timur.

Baca juga: Keseruan Momen Amanda Manopo Bersama Para Kru Sinetron Ikatan Cinta

Baca juga: Cut Meyriska Geram Tahu Kelakuan Pengasuh, Anaknya Diberi Bubur dari Nasi Bekas hingga Muntah-muntah

Berita lain terkait meninggalnya ayah Eko Patrio

(Tribunnews.com/Indah Aprilin)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas