Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Lika-liku Kehidupan Selebgram Ade Hilwan, Lahir dalam Kesulitan hingga Wujudkan Impian

Selebgram sekaligus pengusaha Hilwan Aprisardi atau akrab disapa Ade Hilwan melewati kehidupan yang berliku dan tidak mudah.

Lika-liku Kehidupan Selebgram Ade Hilwan, Lahir dalam Kesulitan hingga Wujudkan Impian
Instagram
Selebgram Hilwan Aprisardi atau akrab disapa Ade Hilwan berbagi kisah hidupnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Selebgram sekaligus pengusaha Hilwan Aprisardi atau akrab disapa Ade Hilwan melewati kehidupan yang berliku dan tidak mudah.

Pria yang lahir di Kampung Geres, Lombok Timur, ini harus tumbuh tanpa sang ibu di sampingnya.

Ibu Ade Hilwan terpaksa meninggalkan dirinya saat berusia 1 tahun untuk mencari nafkah demi menghidupi dirinya.

Sementara ayahnya pergi meninggalkan ibunya sejak Ade berada dalam kandungan, hingga saat ini tak diketahui keberadaanya.

Saat ditinggal ibunya bekerja, Ade Hilwan dirawat oleh dua bibi yang sudah dianggap sebagai ibunya sendiri.

Baca juga: Psikolog Klinis Jennyfer Jadi Selebgram, Rutin Angkat Isu Kesehatan Mental di Setiap Kontennya

Baca juga: Cerita Tiffany Damara Sukses Raih Jutaan Followers Lewat Konten Give Away

Meski sejak lahir bernasib kurang mujur, ada keberuntungan yang menimpa Ade. Ia dirawat oleh dua orang bibi yang mengedepankan prinsip sekolah nomor satu.

"Saya harus tetap sekolah bagaimanapun caranya. Entah dengan utang, dan yang paling menyedihkan harus menjual satu-satunya tanah warisan dari almarhumah nenek. Saya juga mendapat dukungan dari almarhum paman yang saya panggil Bapak. Dengan gaji kecil sebagai PNS ia membiayai sekolah saya," tutur bos PT Rinjani Royal Cosmetindo dan CV Sigerindo Jaya Media,

"Sampai sekarang saya terngiang kata-kata almarhum Bapak Buhari beberapa hari sebelum meninggal. Beliau menitip pesan ke ibu saya: Sekolahkan anak ini, kelak dialah yang akan mengangkat keluarga kita," imbuhnya.

Ketika sekolah di SMAN 1 Selong, terpaksa Ade Hilwan harus tinggal terpisah dengan keluarganya mengingat jarak daerah dan sekolahnya begitu jauh, membuatnya harus ngekos.

Suatu ketika saat ia pulang kampung, Ade mendapati ibunya kembali dari perantauan.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas