Tribun Seleb

''Once Upon a Time in Chinatown'' Episode 2 Angkat Kisah Rumah Makan Ketupat Cap Go Meh Gloria 65

Rumah makan yang memiliki resep Ketupat Cap Go Meh satu ini dirintis oleh Ny. Kartika Tjandra pada tahun 1963. Kini diteruskan oleh anaknya.

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Willem Jonata
''Once Upon a Time in Chinatown'' Episode 2 Angkat Kisah Rumah Makan Ketupat Cap Go Meh Gloria 65
Ist
Poster episode 2 Vision+ Original "Once Upon a Time in Chinatown" mengulas kisah Cap Go Meh dan Barongsai. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vision+ Originals Once Upon a Time in Chinatown berlanjut ke episode 2.

Kali ini, Once Upon a Time in Chinatown mengulas kisah rumah makan Ketupat Cap Go Meh Gloria 65.

Rumah makan yang memiliki resep Ketupat Cap Go Meh satu ini dirintis oleh Ny. Kartika Tjandra pada tahun 1963 dan diteruskan hingga sekarang oleh anaknya, Soejono Tjandra.

Soejono menjelaskan bahwa ketupat adalah makanan khas asal Indonesia.

Hal tersebut kemudian diulas di episode ini oleh Chef William Wongso sebagai pakar kuliner Indonesia, yang mengatakan bahwa ketupat cap Go Meh merupakan semacam akulturasi (percampuran) budaya Tionghoa dan Indonesia.

“Enggak tahu persis sejarahnya lontong Cap Go Meh, karena di Singapura saja enggak ada,” ungkapnya, tutur Soedjono, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Zack Lee Jadi Sutradara, Garap Docuseries Once Upon a Time in Chinatown Bersama Sheila Timothy

“Namun, di Indonesia ada lontong sayur. Jadi, kemungkinan kapiten-kapiten Chinese di Indonesia menambah lauk-pauk lainnya ke lontong sayur yang simple itu,” lanjutnya.

Zack Lee menjajal dunia baru menjadi sutradara. Ia bekerjasama dengan Sheila Timothy menggarap sebuah documentet series atau docuseries bertajuk Once Upon a Time in Chinatown, yang bisa disaksikan di Vision+.
Zack Lee menjajal dunia baru menjadi sutradara. Ia bekerjasama dengan Sheila Timothy menggarap sebuah documentet series atau docuseries bertajuk Once Upon a Time in Chinatown, yang bisa disaksikan di Vision+. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Selain itu, istilah Cap Go Meh sendiri ternyata hanya ada di Indonesia saja yang berarti  malam ke-15 perayaan Imlek, yang biasanya dirayakan dengan barongsai.

Barongsai sendiri juga merupakan sebuah istilah hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Indonesia.

Oleh karena itu, pertunjukan barongsai juga ditampilkan di episode ini untuk memperlihatkan sisi lain percampuran budaya di Indonesia.

Sebuah tayangan yang memberikan pembelajaran soal budaya campuran Indonesia tentang Restoran Ketupat Cap Gomeh Gloria 65 dan bagaimana barongsai dan cap gomeh bisa dianggap sebagai akulturasi budaya dapat disaksikan di aplikasi Vision+ atau web visionplus secara gratis.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas