Tribun Seleb

Posan Tobing Gugat Warner Music Indonesia Terkait Dugaan Pelanggaran Hak Royalti Lagu Sayang

Djohansyah menyebut kliennya itu telah menggugat rumah musik tersebut dari Juni 2020

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Eko Sutriyanto
Posan Tobing Gugat Warner Music Indonesia Terkait Dugaan Pelanggaran Hak Royalti Lagu Sayang
Fauzi Nur Alamsyah
Posan Tobing (tengah) bersama tim kuasa hukumnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan drummer grup band Kotak, Posan Tobing menggugat salah satu label musik Indonesia dan pihak lainnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Hal tersebut dilakukan terkait lagu Sayang ciptaannya pada bulan 2012 silam yang melanggar hak royalti. 

Ditemani Kuasa hukumnya, T. Djohansyah sidang hari ini beragendakan kesaksian dari pihak penggugat, Posan Tobing

"Hari ini kami datang ke persidangan Jakarta Pusat itu semata-mata hanya untuk mempertanyakan bagaimana hasil atau hak  saya," kata Posan Tobing saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). 

"Kami tim kuasa hukum Posan Tobing menggugat rumah musik (Warner Music Indonesia) WMI di Indonesia dan perusahaan afiliasinya di Malaysia," sambung Djohansyah Kuasa hukum Posan Tobing. 

Baca juga: Posan Tobing Terpukul Dengar Bens Leo Meninggal, Kehilangan Sosok Mentor dan Pengamat Musik

Djohansyah menyebut kliennya itu telah menggugat rumah musik tersebut dari Juni 2020. 

"Gugatannya dari bulan Juni 2020. Karena kepotong Covid, Pengadilan akhirnya tertunda. Baru belakangan sidang lagi. Hari ini sidangnya adalah agenda saksi," ujar Djohansyah. 

Pemilik nama asli Haposan Harianto Tobing itu juga tak mau membeberkan lebih lanjut siapa orang yang yang telah ia laporkan itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

"Mengenai nama gugatannya bisa diliat dipengadilan ya. Rumah musik di Indonesia dan afiliasi di luar negeri," ucap Posan. 

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas