Dukung Young, Graham Nash & India Arie Keluar dari Spotify sebagai Bentuk Protes Terhadap Joe Rogan
Sejumlah musisi tunjukkan dukungan terhadap Neil Young seputar kontroversi podcast Joe Rogan. Mereka dalah Graham Nash, Nils Lofgren, dan India.Arie.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Arif Fajar Nasucha
TRIBUNNEWS.COM - Rekan lama Neil Young, Graham Nash dan Nils Lofgren, bersama dengan penyanyi-penulis lagu India.Arie, bergabung dengan Neil Young dan Joni Mitchell dengan mengumumkan penghapusan lagu-lagu mereka dari Spotify.
Dilansir DEADLINE, Nash mengatakan dia mendukung Young dalam solidaritas melawan "disinformasi" vaksin Covid-19 yang disebarkan oleh podcaster Spotify Joe Rogan.
Lofgren memposting pesan pada hari Sabtu di situs web Young bahwa "27 tahun terakhir musik saya telah dihapus dari Spotify."
Dia menambahkan, "Kami menjangkau label yang memiliki musik lama saya untuk menghapusnya juga."
"Kami sangat berharap mereka menghormati keinginan kami, seperti yang telah dilakukan oleh label Neil, kepada lagu miliknya."
Sementara itu, Arie mengatakan ia menentang komentar Rogan tentang ras.
Baca juga: Spotify Tanggapi Kritik Neil Young Tentang Podcast Diduga Ajakan Tolak Vaksin
Baca juga: Konten Podcast Spotify Diprotes Keras, Kini Gunakan Jasa Penasehat Agar Tak Salah Kabarkan Covid-19
Dalam sebuah pernyataan kepada Rolling Stone, Nash mengatakan dia sepenuhnya setuju dengan Young dan meminta agar rekaman solonya dihapus dari layanan streaming itu.
Di Instagram, Arie menulis, "Neil Young membuka pintu yang harus saya lewati. Saya percaya pada kebebasan berbicara."
"Namun, saya menemukan Joe Rogan bermasalah karena alasan selain wawancara Covid-nya. Bagi saya, itu juga gaya bahasanya seputar ras."
Sebelumnya pada Jumat lalu, Mitchell mengumumkan keputusannya untuk mengikuti Young.
Ia menulis di situs webnya, "Saya telah memutuskan untuk menghapus semua musik saya dari Spotify."
"Orang-orang yang tidak bertanggung jawab menyebarkan kebohongan yang merenggut nyawa orang."
"Saya berdiri dalam solidaritas dengan Neil Young dan komunitas ilmiah dan medis global dalam masalah ini."