Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Seleb

Ceramah Oki Setiana Dewi Viral, Jaringan Muslim Madani: KDRT Bukan Aib, Tapi Kriminal

Dakwah Oki Setiana Dewi dinilai kontroversial. Sebab, yang disampaikan Oki dalam ceramahnya seolah normalisasi KDRT.

Editor: Willem Jonata
zoom-in Ceramah Oki Setiana Dewi Viral, Jaringan Muslim Madani: KDRT Bukan Aib, Tapi Kriminal
Tribunnews.com/Achmad Rafiq
Artis peran sekaligus desainer muda, Oki Setiana Dewi ketika ditemui saat jumpa pers 'Weddingku Premium Exhibition' di Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016). 

Oki lanjut mengatakan, sang suami kemudian tersentuh dengan tindakan istrinya itu.

Pasalnya, sang istri dinilai telah berusaha menyimpan aib suami.

"Makin sayang dan cintalah suami tersebut. Jadi enggak perlulah cerita-cerita yang sekitarnya membuat kita menjelek-jelekkan pasangan kita sendiri," ujarnya di akhir video.

Hingga saat ini, Oki Setiana Dewi sendiri belum memberikan penjelasan lebih detail soal ceramahnya yang viral itu.

JMM tegur Oki Setiana Dewi

Jaringan Muslim Madani (JMM) menanggapi video viral ceramah Oki Setiana Dewi yang kontroversial dan diunggah di akun tiktok @okisetianadewi3.

JMM menilai apa yang disampaikan Oki Setiana Dewi selaku pendakwah, sangat berbahaya karena berpotensi menjustifikasi KDRT

BERITA REKOMENDASI

Peneliti JMM, Lukman Hakim mengatakan sebaiknya Oki Setiana Dewi lebih berhati-hati dalam penyampaian diksi ceramah yang akan menjadi polemik kontroversi ditengah-tengah masyarakat.

"Kekerasan dalam hal ini KDRT jelas bukan aib tapi kriminal perbuatan melawan hukum termaktud dalam UU KDRT tidak bisa ditolelir dan didiamkan, akan sangat berbahaya tidak hanya bagi keharmonisan rumah tangga tapi juga nyawa korban," kata Lukman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (3/2/2022).

Lukman mengingatkan seorang penceramah dalam mencontohkan sebuah narasi harus sejalan dengan kaidah dan sumber hukumnya. Almitslu Bayaanul Mas'alah.

Oki Setiana Dewi di kediaman Ria Ricis, kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2020).
Oki Setiana Dewi di kediaman Ria Ricis, kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2020). (WARTAKOTALIVE.COM/ ARIE PUJI WALUYO)

Lanjutnya, ia menerangkan dari berbagai sumber literatur hasil kajian disimpulkan bahwasanya KDRT merupakan salah satu kekerasan dengan kasus pengulangan tertinggi, karena KDRT akan menimbulkan penularan kekerasan antar generasi. 

"Sehingga jika KDRT harus ditutupi sebagai aib dalam pasangan rumah tangga seperti dalam narasi video ceramah Oki Setiana Dewi dengan sama halnya mewariskan untuk mentoleransi kekerasan antar generasi dan ini sangat berbahaya bagi generasi bangsa dan umat manusia," terangnya.

Maka itu, JMM meminta Oki Setiana Dewi untuk mengklarifikasi dan meminta maaf kepada publik atas tersebarnya potongan video ceramah kontroversial tersebut, dan agar lebih bijak dan menguasai persoalan yang disampaikan dengan lebih banyak belajar dan mengkaji lebih komprehensif.

"Ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mudah memberikan label ustadzah hanya karena penampilan sementara paham keagamaannya belum mumpuni," tegasnya.

“Bisa saja narasi pernyataan video ceramah kontroversial Oki Setiana Dewi masuk dalam jeratan UU KDRT/UU TPKS,” pungkasnya.

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Wiki Terkait

© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas