Sukses Akting, Jourdy Pranata Sempat Ditolak Casting Karena Followersnya Sedikit
Sukses di dunia akting setahun belakangan ini, Jourdy Pranata memiliki cerita pahit dalam berjuang menjadi seorang aktor.
Editor: Anita K Wardhani

Laporan Wartawan Wattakotalive.com, Arie Puji Waluyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sukses di dunia akting setahun belakangan ini, Jourdy Pranata memiliki cerita pahit dalam berjuang menjadi seorang aktor.
Siapa sangka, kepiawaiannya mengolah peran membuat Jourdy Pranata sempat ditolak casting saat mengawali kariernya di dunia akting.
"Meski ikut sekolah akting ya bukan jaminan. Gua pernah mengalami penolakan selama setahunan lah sama rumah produksi saat ikut casting," kata Jourdy Pranata kepada Wartakotalive.com.
Baca juga: Jourdy Pranata Ingin Jadi Aktor Gara-gara Sering Nonton Raffi Ahmad
Baca juga: Aktingnya Bareng Prilly Latuconsina Masuk Box Office, Jourdy Pranata: Masih Tidak Menyangka
Namun, bagi pria berusia 28 tahun itu, ia sempat ditolak casting karena tidak memiliki jumlah followers media sosial mencapai ratusan hingga jutaan.
"Apalagi skrg ada sosial media, mungkin yang dilihat bukan skill tapi angka followers. Ini gua jadi salah satu korban followers," jelasnya.
"Jadi pas abis casting manajer gua bilang ditolak nih. Gua nanya dong biar bisa memperbaiki bakat akting gua dan ternyaya ditolak karena followersnya sedikit," sambungnya.
Meski begitu, pemain film Kukira Kau Rumah tersebut tidak sakit hati. Sebab dirinya menjalani karier di akting untuk berkarya.
"Ya gua gabisa ubah dan gua gamau beli followers biar bisa keterima casting. Yaudah sabar lah," ucapnya.
Berjalannya waktu, Jourdy membuktikan diri ia bisa berhasil berkat kemampuan aktingnya bukan followers.
"Ikut project satu dua lumayan booming dan panjat sosial sama pemain lain. Ya sampai di titik ini gua merasa bangga," ungkapnya.
Akan tetapi, Jourdy Pranata menilai saat ini beberapa rumah produksi sudah tak lagi mengandwlkan jumlah followers sosial media, saat menggunakan artis dalam projectnya.
"Di sekolah akting teman gua banyak keterima ada yang jadi main talent, karena casting dan melewati banyak proses. Senang angka bukan jadi prioritas," ujar Jourdy Pranata.