Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Walau Terlihat Tenang, Polisi Yakin Indra Kenz Tertekan, Tapi Belum Perlu Tindakan Medis

Saat ini Indra Kenz ditahan di Bareskrim Polri. Meski tertekan, kesehatan pemilik nama asli Indra Kesuma itu dalam kondisi baik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Walau Terlihat Tenang, Polisi Yakin Indra Kenz Tertekan, Tapi Belum Perlu Tindakan Medis
Instagram
Indra Kenz yang diduga menjadi afiliator platform trading Binomo. 

TRIBUNNEWS.COM - Indra Kenz kooperatif menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan binary option melalui aplikasi Binomo.

Pria yang dulu dikenal sebagai crazy rich Medan itu, pun memberikan informasi yang dibutuhkan penyidik.

Namun, alih-alih tenang, polisi meyakini Indra Kenz merasa tertekan.

"Kalau orang ditahan secara psikis pasti under pressure, tertekan," tutur Kanit Satu Subdit 2 Dit Tipedeksus AKBP Oxy Yudha P seperti dikutip pada video di YouTube Cumicumi, Selasa (8/3/2022).

"Tapi, sementara belum ada tanda-tanda yang memang perlu tindakan medis lainnya."

Baca juga: Tentang Keluarga Indra Kenz, Warga: Sombong Kalilah, Kita Tetangga Malas Lihat Orang Itu

Baca juga: Kejagung Tunjuk 9 Jaksa Tangani Kasus Crazy Rich Medan Indra Kenz

Saat ini Indra Kenz ditahan di Bareskrim Polri. Meski tertekan, kesehatan pemilik nama asli Indra Kesuma itu dalam kondisi baik.

"Dari beberapa pemeriksaan, kita selalu tanya 'apakah dalam kondisi sehat atau tidak'," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Bagaimana dengan perkembangan kasusnya?

Crazy Rich Medan Indra Kenz akhirnya memenuhi pemeriksaan polisi dalam statusnya sebagai saksi dugaan penipuan trading binary option melalui platform Binomo.
Crazy Rich Medan Indra Kenz akhirnya memenuhi pemeriksaan polisi dalam statusnya sebagai saksi dugaan penipuan trading binary option melalui platform Binomo. (Ist)

Oxy mengatakan, terdapat 12 orang yang mengaku sebagai korban aplikasi binary option tersebut.

"Sementara yang sudah masuk dalam pemeriksaan kita ada 12 korbannya," terang Oxy.

"Kita mengimbau kepada beberapa korban yang lain, silakan apabila merasa sebagai korban."

"Tentunya nanti akan kita periksa, sesuai dengan materi kita yang nanti kita sajikan," tambahnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah pihak terkait aplikasi Binomo.

Baca juga: Dulu di-Roasting Kiky Saputri Bahas Harta Kekayaan, Indra Kenz dan Doni Salmanan Kini Jadi Tersangka

Akan tetapi, Oxy belum bisa memastikan apakah orang-orang tersebut terlibat atau tidak.

"Tentunya ada, tapi nanti kita kembangkan dipemeriksaan terhadap beberapa saksi," jelas Oxy.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas