Maafkan Eks ART, Tapi Nindy Ayunda Ingin Dia Dipenjara Meski Hamil Besar, Sakit Hati Anak Dianiaya
Lia Karyati, eks ART Nindy Ayunda dituntut jaksa 7 bulan penjara karena kasus dugaan penganiayaan terhadap anak mantan majikannya.
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Lia Karyati dituntut jaksa 7 bulan penjara karena kasus dugaan penganiayaan terhadap anak Nindy Ayunda, mantan majikannya.
Terkait tuntutan itu, Fahmi Bachmid, kuasa hukum Lia, menegaskan akan mengajukan pledoi pada sidang selanjutnya yang digelar Kamis mendatang.
Fahmi Bachmid mengatakan bahwa pihaknya memiliki dua poin keberatan atas tuntutan dari JPU.
Menurutnya, Lia Karyati saat ini dalam kondisi hamil besar dan berharap bisa melahirkan di luar penjara.
Baca juga: Hak Asuh Anak di Tangan Nindy Ayunda, Kuasa Hukum Askara Parasady: Harus Memikirkan Kebaikan Anak
Baca juga: Akui Khilaf Aniaya Nindy Ayunda, Askara Anggap yang Dilakukannya untuk Selamatkan Rumahtangga
Selain itu, Askara Parasady Harsono juga sudah memaafkan kesalahan-kesalahan Lia Karyati selama bekerja menjaga anak bungsunya.
"Sama Aska sudah clear, sudah pernyataan damai segala macam bahkan di hadapan hakim," kata Fahmi Bachmid, seperti diberitakan Kompas.com.
Korban adalah anak Nindy Ayunda berinisial AD. Yang bersangkutan mengaku mendapat kekerasan dari Lia Karyati saat masih bekerja dengan Nindy sebagai asisten rumah tangga (ART).
Dalam sidang yang dilaksanakan Selasa (29/3/2022), AD mengaku bahwa mendapat beberapa perlakuan buruk dari Lia.
"Dipukul, tarik, cubit, tangan dipukul, waktu di Pondok Pinang," tutur AD, dikutip dari YouTube Surya Citra Televisi, Jumat (1/4/2022).
Tidak hanya itu, AD bahkan juga dikurung di kamar mandi.
Baca juga: Ditanya soal Kemungkinan Rujuk dengan Askara Harsono, Nindy Ayunda: Nggak Ada Arah ke Situ
Lebih lanjut, Lia pun mengakui kesalahan yang telah dilakukannya itu dan meminta maaf kepada Nindy Ayunda.
"Lia meminta maaf, Lia udah banyak salah sama ibu, Lia minta maaf sama ibu."
"Bukan dari Lia aja, dari keluarga Lia juga minta maaf," sesal Lia.
Saat ini, Lia tengah hamil delapan bulan dan sebentar lagi akan melahirkan.
Kini dirinya masih ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur atas kasus dugaan penganiayaan anak.