Rizky Billar Tak Mau Paksakan Diri Balik ke Televisi di Tahun 2023
Imbas kasus Kekerasa Dalam Rumah Tangga (KDRT), Rizky Billar belakangan tak boleh mengisi program televisi.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imbas kasus Kekerasa Dalam Rumah Tangga (KDRT), Rizky Billar belakangan tak boleh mengisi program televisi.
Sadar akan hal tersebut, ia berharap di tahun 2023 masih dapat kesempatan untuk kembali muncul di layar kaca.
Baca juga: Harapan Rizky Billar di Awal 2003, Kesalahannya Tahun Lalu Bisa Dimaafkan
Namun, jika memang sudah tidan memungkinkan lagi, suami dari Lesti Kejora itu tak mau memaksakan diri.
"Resolusi bidang karier, kalau memang Allah masih bisa mengizinkan bisa kembali lagi ke layar kaca," ujar Rizky Billar di kawasan TB Simatupang Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
"Tapi itu bukan sesuatu yang dipaksakan," lanjutnya.
Billar menuturkan bahwa ketika pintu rejeki dari layar kaca sudah tertutup, ia percaya masih ada pintu rejeki lainnya.
"Setiap satu pintu tertutup, masih ada 999 pintu lainnya. Namun, ya saya menjadikan pekerjaan di layar kaca pekerjaan sebagai hobi bukan mencari duit," tutur Billar.
Baca juga: Sempat Lama Tak Muncul, Lesti Kejora Akan Kembali Tampil di Televisi
Meski begitu, dalam dirinya masih ada keinginan untuk bisa jalani karir sebagai pebisnis dan entertainer lagi.
"Kalau bisa dua-duanya kenapa nggak, plus entertainer. Mudah-mudahan apa pun yang saya jalankan bisa dipermudah oleh Allah SWT," ungkap Billar.
Dampak besar dialami Billar usai dirinya sempat dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan tindak KDRT pada istrinya Lesty Kejora.
Sejak tersandung kasus KDRT, kehidupan Billar di tahun 2022 berubah drastis.
Billar mulai sepi job terutama di layar kaca, sebab banyak pihak yang tak ingin dirinya muncul di televisi.
Ia yang sempat digemari fans kemudian mendapat banyak hujatan karena sempat menjadi tersangka kasus KDRT.
Waja Billar pun sudah tak lagi wara wiri di layar kaca karena beberapa pihak memintanya untuk tak lagi muncul di tv.